Integrasi MRT dan TransJakarta

Gubernur DKI harusnya sudah memiliki konsep integrasi intermoda transportasi massal yang menyeluruh di wilayah Jakarta. Artinya, jaringan MRT harus terkoneksi langsung dengan jaringan layanan bus TransJakarta, dan menyusul lagi KRL CommuterLine. Jangan berpkir parsial hanya di halte tertentu saja yang bisa terkoneksi lintas intermoda transportasi massal. Seluruh titik stasiun MRT seharusnya sudah terkoneksi dengan TransJakarta dan KRL. Jangan menunggu order dari perusahaan tertentu yang minta dibuatkan jaringan intermodanya.

Salim Assegaf, Jakarta Kota

BERITA TERKAIT

Kapan KRL Nyaman?

Kondisi KRL CommuterLine sampai sekarang masih tidak nyaman bagi warga Bekasi. Ada KA Bandara yang semula dapat membuat nyaman sampai…

KA Bandara Dihapus, Warga Bekasi Kecewa

Manajemen PT Railink, pengelola KA Bandara, tampaknya tidak profesional memenuhi kebutuhan warga Bekasi. Terbukti mulai 8 September 2019 rute Bekasi-Bandara…

SP KPK Mirip Ormas Parpol

Kami terus terang trenyuh melihat perilaku pegawai yang tergabung dalam Serikat Pekerja (SP) KPK, yang berdemo mempertahankan prinsipnya anti kritik…

BERITA LAINNYA DI SURAT PEMBACA

Kapan KRL Nyaman?

Kondisi KRL CommuterLine sampai sekarang masih tidak nyaman bagi warga Bekasi. Ada KA Bandara yang semula dapat membuat nyaman sampai…

KA Bandara Dihapus, Warga Bekasi Kecewa

Manajemen PT Railink, pengelola KA Bandara, tampaknya tidak profesional memenuhi kebutuhan warga Bekasi. Terbukti mulai 8 September 2019 rute Bekasi-Bandara…

SP KPK Mirip Ormas Parpol

Kami terus terang trenyuh melihat perilaku pegawai yang tergabung dalam Serikat Pekerja (SP) KPK, yang berdemo mempertahankan prinsipnya anti kritik…