Integrasi MRT dan TransJakarta

Gubernur DKI harusnya sudah memiliki konsep integrasi intermoda transportasi massal yang menyeluruh di wilayah Jakarta. Artinya, jaringan MRT harus terkoneksi langsung dengan jaringan layanan bus TransJakarta, dan menyusul lagi KRL CommuterLine. Jangan berpkir parsial hanya di halte tertentu saja yang bisa terkoneksi lintas intermoda transportasi massal. Seluruh titik stasiun MRT seharusnya sudah terkoneksi dengan TransJakarta dan KRL. Jangan menunggu order dari perusahaan tertentu yang minta dibuatkan jaringan intermodanya.

Salim Assegaf, Jakarta Kota

BERITA TERKAIT

Kebijakan Publik - Kemenperin dan Polri Sinergi Wujudkan Kondusifitas Iklim Usaha

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sepakat bersinergi untuk mewujudkan pengamanan di bidang perindustrian…

BRI Syariah dan Paytren Lanjutkan Kerjasama

      NERACA   Jakarta - Anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI), BRI Syariah dan Paytren lanjutkan kolaborasi terkait…

Persatuan dan Kesatuan Bangsa di Atas Segalanya - Pimpinan Ponpes Al Fath Sukabumi

Persatuan dan Kesatuan Bangsa di Atas Segalanya Pimpinan Ponpes Al Fath Sukabumi NERACA Sukabumi - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fath…

BERITA LAINNYA DI SURAT PEMBACA

Perjalanan KRL Selalu Terlambat

Kami bingung hampir setiap hari perjalanan KRL Commuterline selalu terlambat. Padahal jalur double double track (DDT Jatinegara-Cakung sudah selesai, sehingga…

Kontainer Bebas di Kota Bekasi

Hampir setiap hari, terutama siang dan sore hari banyak kontainer/truk tanah seenaknya bebas lewat di sejumlah jalan protokoler di kota…

Jalan Rusak di Kota Bekasi

Ironis memang jika lewat di Jl. Bambu Runcing, yang tembusnya ke Jl. Perjuangan Raya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, kondisi jalannya…