IPB Gandeng BEI Bangun Mini Bursa - Berikan Pengalaman Pasar Modal

NERACA

Jakarta – Pacu pertumbuhan investor pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB, dan Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI) menggelar edukasi dan sosialisasi dalam pengembangan, pemahaman, dan pembelajaran pasar modal untuk mahasiswa IPB. Menurut Nunung Nuryartono, Dekan FEM IPB dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menuturkan, pemahaman akan pasar modal diyakini merupakan dasar untuk memahami perkembangan ekonomi, bisnis, dan keuangan negara.”Dengan mendapatkan informasi yang sesungguhnya berkaitan dengan kondisi pasar modal dan sektor jasa keuangan akan memberikan pengalaman yang sangat signifikan dan bermanfaat bagi mahasiswa pada saatnya nanti setelah menyelesaikan studi,” ungkapnya.

Dirinya merujuk pada prinsip baru IPB bahwa mahasiswa harus menjadi Powerful Agile Learner, sehingga kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang tidak ternilai bagi mahasiswa. Aktivitas IPB tidak hanya berhenti sampai sini, dimana dalam waktu dekat FEM juga akan mengembangkan “galeri investasi” yang salah satu programnya adalah membangun “mini bursa” yang bisa digunakan untuk memberikan pengalaman dan pemahaman bagaimana pasar modal bekerja dalam membiayai dan mengembangkan sebuah usaha, juga sekaligus sebagai pembelajaran membangun sebuah portofolio investasi.

Sementara Rektor IPB, Arif Satria menambahkan, rencananya mini bursa ini akan selesai pada Juli ini. Disampaikannya, nantinya mini bursa ini akan menampilkan informasi real mengenai kondisi pasar modal dan sektor keuangan. Hal ini akan memberikan pengalaman yang sangat signifikan bagi mahasiswa yang bermanfaat pada saatnya nanti setelah menyelesaikan studi.

Sementara itu, YAPI yang setiap tahun berkomitmen memberikan 1000 beasiswa bagi mahasiswa IPB, saat ini juga sedang mengembangkan endowment fund sebagai salah satu instrumen investasi. “Endowment fund merupakan salah satu instrumen investasi yang menarik dalam mengembangkan investasi sekaligus mengedepankan misi sosial dalam pemerataan dan pembiayaan pendidikan ke depan,”kata Ketua YAPI, Heri Sunaryadi.

Nantinya, pengembangan “mini bursa” akan melengkapi pemahaman bagaimana endowment fund bekerja. Kemudian melalui kerja sama ini, BEI, FEM dan YAPI diharapkan dapat menarik manfaat dalam menjalankan tupoksi dan amanah masing-masing dalam bidang pendidikan, khususnya pemahaman pasar modal yang lebih baik dan memberikan pengertian bahwa misi sosial bisa berjalan secara beriringan melalui instrumen pasar modal.

BERITA TERKAIT

PLN Terbitkan Surat Utang Rp 5,7 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat struktur permodalan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggalang dana hingga Rp 5,7 triliun dari penerbitan surat…

Bidik Pasar Ekspor Timor Leste - Japfa Targetkan Volume Ekspor 1000 Ton

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan pasar ekspor, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) melakukan ekspor perdana produk pakan ternak ke…

Pendapatan Merdeka Copper Naik 66,95%

NERACA Jakarta - Emiten pertambangan logam, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengantongi pendapatan US$191,77 juta pada semester I/2019 atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pieter Tanuri Tambah Porsi Saham di BOLA

NERACA Jakarta –Perkuat porsi kepemilikan saham, Pieter Tanuri menambah kepemilikan sahamnya pada PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) menjadi 23,52%…

BEI Kantongi 22 Calon Emiten Bakal Go Public

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sesumbar bakal mencatatkan 60 emiten baru sampai akhir tahun 2019 seiring dengan…

Lippo Karawaci Tunjuk Rudy Halim Jadi COO

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) resmi menunjuk Rudy Halim sebagai Chief Operating Officer (COO) yang telah efektif…