Mandom Royal Bagi Dividen Rp 84,45 Miliar - Performance Kinerja Melorot

NERACA

Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 84,45 miliar. Dengan jumlah saham yang beredar mencapai 210 juta saham, maka total dividen yang diterima ialah Rp 420 per sahamnya.

Tatsuya Atrichi, Presiden Direktur PT Mandom Indonesia Tbk mengatakan, tahun 2018 memang tahun yang penuh tantangan bagi perusahaan. Namun demikian, sebagai komitmen kepada pemegang saham, perseroan masih bisa membagikan dividen,”Meskipun pengeluaran konsumsi rumah tangga masih mencatatkan pertumbuhan yang positif, namun pola konsumsi konsumen memperlihatkan tren perubahan,"ujarnya di Jakarta, kemarin.

Alhasil, dampak dari tren perubahan konsumsi masyarakat membawa dampak terhadap hasil penjualan perseroan tahun 2018 yang turun 2,1% year on year (yoy) menjadi Rp 2,65 triliun dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 2,7 triliun. Penjualan domestik turun 5,6% dari Rp 2,06 triliun di 2017 menjadi Rp 1,95 triliun di 2018. Sedangkan penjualan ekspor tumbuh 9% dari Rp 640,44 miliar menjadi Rp 697,99 miliar di 2018.

Kemudian beban pokok penjualan juga tercatat turun 0,8% dari Rp 1,7 triliun di tahun 2017 menjadi Rp 1,68 triliun di 2018. Lalu laba kotor turun 4,4% dari Rp 1,01 triliun di 2017 menjadi Rp 962,96 miliar di 2018. Hal ini membuat laba usaha turun 17,8% dari Rp 225,32 miliar menjadi Rp 185,12 miliar dan laba bersih turun 3,4% dari Rp 179,13 miliar di 2017 menjadi Rp 173,05 miliar di 2018.

Meski demikian manajemen masih meyakini TCID punya potensi besar di pasar domestik Indonesia. Untuk itu Mandom masih terus meluncurkan produk baru yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Sebagai informasi, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp173,04 miliar atau turun 3,35% dibanding periode yang sama tahun 2017yang mencatat laba bersih sebesar Rp179,12 miliar. Tahun ini, perseroan membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu ditopang pertumbuhan penjualan dalam negeri dalam kisaran dua digit.

Selama ini, pasar domestik memang menjadi tulang punggung kinerja TCID. Strategi Mandom Indonesia untuk memfokuskan penjualan pada produk fast moving terbukti dapat mendukung pencapaian penjualan domestik tersebut. Untuk mengimbangi strategi di pasar domestik, perseroan juga memperluas pasar ekspor yakni dengan menambah varian produk yang didistribusikan. Sejumlah produk yang menjadi andalan TCID di pasar antara lain produk perawatan rambur dan produk perawatan kulit. Kedua segmen ini menjadi kontributor terbesar kinerja perseroan sepanjang tahun lalu.

BERITA TERKAIT

Trans Power Bagi Dividen Rp 26,6 Per Saham

NERACA Jakarta – Sukses mencetak pencapaian kinerja keuangan yang apik sepanjang tahun lalu, mendorong PT Trans Power Marine Tbk (TPMA)…

Madusari Murni Tebar Dividen Rp 28,27 Miliar

NERACA Jakarta - Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) memutuskan mengalokasikan 30% atau  senilai…

Ekadharma Bagikan Dividen Rp 30 Persaham

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Ekadharma International Tbk (EKAD) memutuskan untuk membagikan dividen untuk para pemegang saham perseroan.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Wintermar Raih Kontrak US$ 75,8 Juta

Perusahaan pelayaran PT Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) mengantongi kontrak berjalan senilai US$75,8 juta atau sekitar Rp 1,09 triliun dengan…

Bayar Utang Eksisting - TBIG Bakal Rilis Global Bond US$850 Juta

  NERACA Jakarta –Danai pelunasan utang yang jatuh tempo, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar…

Kalbe Farma Tebar Dividen Rp 1,22 Triliun

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,22 triliun atau Rp26 per saham untuk tahun…