Muktar Widjaja Raup Dana Rp 9,20 Miliar - Lepas 6,2 Juta Saham BSDE

NERACA

Jakarta – Terkoreksinya kinerja keuangan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) di 2018, membuat emiten properti ini bekerja keras untuk meningkatkan kiinerja lebih baik di tahun ini. Namun dibalik rencana perseroan tetap memacu ekspansi bisnisnya, sebaliknya Presiden Komisaris PT Bumi Serpong Damai Tbk Muktar Widjaja memutuskan untuk melepas sebagian kepemilikan sahamnya di BSDE.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, Muktar yang merupakananak pendiri dari Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjajaj ini melepas sebanyak 6.290.700 saham dengan harga Rp1.464 per lembar saham. Dari hasil pelepasan sebagian saham BSDE, Muktar berhasil mengantongi dana senilai Rp9.20 miliar.Penjualan saham BSDE tersebut dilakukan pada periode 4-5 April 2019 dan 8-9 April 2019.

Dengan adanya transaksi tersebut, kepemilikan Muktar Widjaja berkurang dari sebelumnya 67.690.700 saham menjadi 61.400.000 saham. Sementara itu, saat ini harga saham BSDE berada di harga Rp1,410 per saham. Pada perdagangan Selasa (16/4) harga saham BSDE naik 20 poin atau 1,44%.Sebagai informasi, BSDE membukukan laba Rp 1,29 triliun atau anjlok 73.7% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 4,92 triliun.

Anjloknya laba perseroan sejalan dengan turunnya pendapatan usaha 2018 menjadi Rp6,62 triliun, turun 36% dari posisi Rp10,34 triliun pada 2017. Pendapatan usaha BSDE terdiri dari 6 segmen yakni penjualan, sewa, hotel, arena rekreasi, pengelolaan gedung dan lain-lain. Segmen yang turun paling dalam yakni penjualan menjadi Rp5,11 triliun pada 2018, dari posisi Rp8,96 triliun pada 2017. Komposisi penjualan pada 2018 terdiri dari penjualan tanah & bangunan senilai Rp4,47 triliun dan tanah & bangunan strata life senilai Rp638,82 miliar.

Sementara itu, nilai sewa, hotel, arena rekeasi, pengelola gedung dan lain-lain yang dikantongi BSDE masing-masing Rp972,66 miliar, Rp73,74 miliar, Rp70,31 miliar, Rp373,89 miliar dan Rp24,95 miliar. Beban usaha BSDE terjaga pada level Rp2,5 triliun, sedangkan beban lain-lain meningkat 42,1% year on year, menjadi Rp478,61 miliar, dari posisi Rp328,86 miliar.

Tahun ini, BSDE memasang target marketing sales senilai Rp6,2 triliun. Perseroan mengungkapkan, penjualan residensial masih akan menjadi kontributor utama marketing sales pada tahun ini, yaitu sebesar 56% dari total target marketing sales, sedangkan sisanya sebesar 44% bakal dikontribusikan oleh produk komersial seperti tanah (lot), ruko dan kondominium.

BERITA TERKAIT

Pieter Tanuri Tambah Porsi Saham di BOLA

NERACA Jakarta –Perkuat porsi kepemilikan saham, Pieter Tanuri menambah kepemilikan sahamnya pada PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) menjadi 23,52%…

BEI Kantongi 22 Calon Emiten Bakal Go Public

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sesumbar bakal mencatatkan 60 emiten baru sampai akhir tahun 2019 seiring dengan…

Lippo Karawaci Tunjuk Rudy Halim Jadi COO

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) resmi menunjuk Rudy Halim sebagai Chief Operating Officer (COO) yang telah efektif…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mardani Terpilih Ketum HIPMI 2019-2022

Hasil musyawarah nasionak (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memilih Mardani H. Maming (Mardani) sebagai ketua umum HIPMI Priode 2019-2022…

Genjot Pertumbuhan Investor - BEI Gelar Sekolah Pasar Modal HIPWI FKPPI

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus perluas edukasi  manfaat pasar…

Raih Global Islamic Finance Awards - Pasar Modal Syariah Indonesia Terbaik di Dunia

NERACA Jakarta –Kesekian kalinya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendapatkan penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards (GIFA) 2019 untuk kategori…