Bupati Serang Optimis Raih WTP Tanpa Catatan

Bupati Serang Optimis Raih WTP Tanpa Catatan

NERACA

Serang - Bupati Serang, Banten, Ratu Tatu Chasanah optimis akan meraih kembali predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Banten.

“Kita juga terus upayakan untuk meraih WTP tanpa catatan dengan melakukan adminstrasi yang sesuai dengan prosedur,” kata Tatu setelah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Serang di Kantor BPK Perwakilan Banten di Serang, dikutip dari Antara, kemarin.

Tatu mengatakan, Pemkab Serang terus berupaya meraih WTP tanpa catatan dengan menyelesaikan hasil kinerja dan evaluasi yang sebelumnya diterima dari BPK. Dia menjelaskan, laporan yang diberikan sudah sesuai administrasi dan aturan yang diberlakukan oleh BPK. Penggunaan anggaran Kabupaten Serang kata Tatu, sudah sesuai dengan kebutuhan, dan melaporkan setiap kegiatannya dengan administrasi yang diberlakukan.

“Hal ini adalah pertanggung jawaban kita yang sudah menggunakan uang negara untuk dilaporkan agar Kita bisa melanjutkan pekerjaan lainnya sesuai prosedur,” ujar dia.

Pemkab Serang telah berhasil mendapat prestasi dari BPK RI dengan predikat konsisten meraih opini tertinggi. Dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Pemkab Serang tahun anggaran 2017, Pemkab Serang telah berhasil untuk yang ke tujuh kali meraih opini WTP.“Kita targetkan kembali mendapatkan WTP tanpa catatan,” kata dia.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten, Hari Wiwoho mengatakan, penyerahan LKPD merupakan tahap awal sebelum diadakan pemeriksaan keuangan di masing-masing daerah.“Sesuai dengan aturan setelah menyerahkan akan kita periksa selama 60 hari kedepan,” kata dia.

Ia menambahkan, setelah pemeriksaan akan diketahui masing-masing laporan dari daerah yang sudah menyerahkan sesuai dengan penggunaan anggaran atau tidak.“Saat ini Kita belum bisa menilai, apakah sudah baik atau belum,” kata Hari.

Hari juga mengapresiasi Pemerintah Daerah yang sudah menyerahkan LKPD tepat waktu. Bahkan, sebelum target pengumpulan laporan sudah diserahkan ke BPK.“Secara undang-undang harusnya 30 Maret tapi ini sebelum batas waktu sudah menyerahkan,” ujar dia.

Dalam acara penyerahan tersebut, Tatu juga didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Entus Mahmud, Kepala Inspektorat Kabupaten Serang Rahmat Jaya dan Asda II Kabupaten Serang Ajat Gunawan. Ant

BERITA TERKAIT

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk Subsidi Tiga Kali Lipat dari Ketentuan Pemerintah

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk Subsidi Tiga Kali Lipat dari Ketentuan Pemerintah NERACA Jakarta – PT Pupuk…

Saatnya Membangun Industri Petrokimia Nasional

Saatnya Membangun Industri Petrokimia Nasional NERACA Jakarta - Proses konversi utang Multi Years Bond/MYB PT Tuban Petrochemical Industries (TubanPetro) menjadi…

Langkah Baru Danone-AQUA Bangun Ekonomi Sirkular di Indonesia

Langkah Baru Danone-AQUA Bangun Ekonomi Sirkular di Indonesia NERACA Jakarta - Danone-AQUA menandatangani Nota Kesepahaman dengan Re>Pal Indonesia untuk pengembangan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pertamina Peduli Kesehatan Warga Relokasi

Jakarta-Pertamina dinilai bertanggung jawab terhadap warga terdampak banjir rob di Desa Cemara Jaya Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang beberapa waktu lalu.…

Langkah Baru Danone-AQUA Bangun Ekonomi Sirkular di Indonesia

Langkah Baru Danone-AQUA Bangun Ekonomi Sirkular di Indonesia  NERACA Jakarta - Danone-AQUA menandatangani Nota Kesepahaman dengan Re>Pal Indonesia untuk pengembangan…

Pemprov Jabar Akan Bentuk 5.000 Pusat Digital Desa

Pemprov Jabar Akan Bentuk 5.000 Pusat Digital Desa   NERACA Ternate - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil…