ASP Internet Banking Bisa Hemat 40%

NERACA

Jakarta – Layanan ASP internet banking dinilai bisa membuat penghematan sekitar 40% dari biaya operasional sebuah bank. Alasanya, setidaknya perbankan kelas menengah dan kecil yang telah menggunakan layanan ASP internet banking ini telah membuktikannya terutama dari biaya operasional bank. “Dengan layanan ASP internet banking, bisa mengefisiensikan jumlah karyawan, dan segala macam software dan hardware yang dibutuhkan suatu bank. Dan juga menghemat sekitar 40% cost yang dari suatu bank,” kata Presiden Direktor PT Fortress Data Services (FDS) Sutjahyo Budiman di hotel Shangrila Jakarta. Selasa (20/3).

Lebih jauh Sutjahjo menambahkan dengan internet banking atau layanan secara online bagi bank berskala kecil dan menengah lebih bisa berhemat sumber daya manusia maupun investasi untuk memiliki sistem internet banking yang nantinya bisa memberikan layanan pada nasabah lewat internet. “Dengan adanya penggunaan teknologi ASP internet banking bisa membuat suatu bank lebih fokus kepada menjalankan bisnis bank ke depan. Saya rasa kebutuhan akan teknologi dalam suatu bank dengan skala kecil dan menengah cukup mendesak. Apalagi persaingan sekarang kian ketat,” tambahnya

Menurut Sutjahjo, melalui layanan ASP banking ini. Maka bank tak perlu repot-repot mengurus server dan lain-lainnya. “Kalau suatu bank menggunakan sistem dan solusinya kepada kami, setidaknya bank tersebut tidak perlu pusing, baik itu server-nya, sumber daya manusianya, maupun ruangan untuk server itu. Sudah kami tangani. Jadi bank itu tinggal menjalankan saja tugas dan bisnis, ” tandasnya.

Sutjahyo mengungkapkan FDS juga telah menjalin kerja sama dengan industri perbankan lain selain Bank Windu. “Ada Bank SBI Indonesia, Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, Bank Arth Graha dan Bank Mayora. Tapi, kalau Bank Mayora baru implementasi”, tutup Sutjahyo.

Layanan ASP internet banking memungkinkan bank-bank di Indonesia lebih cepat men-deploy solusi core banking dan untuk mem-bundle biaya-biaya lisensi, maintenance, layanan infrastruktur untuk aplikasi perbankan sehingga bank dapat menjalankan operasinya secara lebih baik dengan biaya yang lebih hemat serta lebih cepat menghadirkan layanan ke pasar dibandingkan jika harus merancang, membangun dan mengelola sendiri.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Windu Herman Sujono mengatakan dengan layanan ASP internet banking membuat dana operasional kita menjadi turun. “dengan membuat sendiri atau lisensi, kita setiap tahunnya harus bayar maintenance fee yang cukup mahal. Jadi kita bisa hemat anggaran operasional bisa sampai 50%. Dengan sistem ini, kita pun setara dengan bank-bank global. Kita bisa terkoneksi dengan perbankan dunia,” tutur Herman. **bari

Related posts