FMM Bangsa Indonesia Ingin Pemilu 2019 Bebas dari Kecurangan

FMM Bangsa Indonesia Ingin Pemilu 2019 Bebas dari Kecurangan

NERACA

Jakarta - Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Forum Musyawarah Majelis (FMM) Bangsa Indonesia menginginkan agar pelaksanaan Pemilu tahun 2019 baik untuk Pilpres maupun Pileg berlangsung tanpa ada kecurangan.

Dalam pernyataan sikapnya, sejumlah tokoh yang tergabung dalam FMM Bangsa Indonesia seperti, Ahmad Yani, Habib Muhsin Ahmad Alatas, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto, Djoko Edhi Abdurrahman, Andi Dwi Saputra, dan Andrianto, menyampaikan, dugaan terjadinya kecurangan pelaksanaan pencoblosan di luar negeri sangat kasat mata.

Untuk itu FMM Bangsa Indonesia menginginkan;

1. Penyelenggara Pemilu, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI untuk menghentikan terjadinya kecurangan dalam bentuk apapun, karena kecurangan itu mencederai nilai-nilai demokrasi

2. Mendesak kepada KPU dan Bawaslu RI untuk bersikap netral melaksanakan tugas dan wewenangnya, tanpa intervensi dari pihak manapun

3. Meminta kepada lembaga negara, termasuk lembaga penegak hukum untuk menjaga netralitas dan tidak mendahulukan kepentingan pribadi dan golongan

4. Mendesak KPU dan Bawaslu RI untuk menyelesaikan kasus pencoblosan surat suara yang terjadi di Malaysia karena hal itu merupakan pelanggaran dan penghinaan terhadap demokrasi, serta mencoreng nama Indonesia di mata dunia

5. Meminta kepada penyelenggara Pemilu untuk menindak money politics yang terjadi tanpa pandang bulu

6. Mendesak kepada penyelenggara Pemilu untuk menyelesaikan masalah DPT sesegara mungkin agar tidak terjadi manipulasi data pemilih

7. Meminta penyelenggara Pemilu dan masyarakat untuk mengawasi ketat lembaga survei yang melakukan quick count agar tidak terjadi manipulasi. Selain itu, lembaga survei yang melaksanakan quick count harus melakukan transparansi lokasi sampel yang diambil

8. Apabila tuntutan itu tidak diindahkan, maka jangan salahkan rakyat apabila terjadi gerakan people power masyarakat sipil untuk menuntut Pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, serta Jujur dan Adil (Luber dan Jurdil)

Pada kesempatan itu, politisi Partai Bulan Bintang, Ahmad Yani mengatakan, pernyataan sikap ini dilakukan murni untuk menjaga marwah pesta demokrasi agar berlangsung dengan baik.

"Kami tidak ingin pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 diwarnai dengan kecurangan. Kecurangan-kecurangan itu harus ditindak tegas karena merupakan kejahatan terhadap demokrasi," ujarnya, di Jalan Johar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/4).

Sementara, Dewan Pembina Pimpinan Pusat Front Pembela Islam, Habib Muhsin Ahmad Alatas menegaskan, pelaksanaan Pilpres dan Pileg Tahun 2019 menjadi penentu nasib bangsa Indonesia ke depan."Kita ingin bangsa Indonesia menjadi negara yang berdaulat dan kuat, bebas dari intervensi," terangnya.

Ia menambahkan, FMM Bangsa Indonesia merupakan sebuah perhimpunan politik makro kebangsaan yang menaruh kepedulian besar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)."Pernyataan sikap ini menjadi wujud nyata kepedulian kami sebagai aktivis, tokoh masyarakat, hingga purnawirawan TNI dan Polri. Terjadinya penyimpangan dengan konspirasi yang luar biasa harus ditolak dan dilawan," tandasnya. Mohar

BERITA TERKAIT

Ramadhan Pasca Pemilu, Momentum Tepat Jalin Persatuan

  Oleh : Ismail, Pemerhati Sosial dan Politik   Pemilu sudah tinggal menunggu ketetapan hasil resmi dari KPU, namun hembusan…

Persatuan dan Kesatuan Bangsa di Atas Segalanya - Pimpinan Ponpes Al Fath Sukabumi

Persatuan dan Kesatuan Bangsa di Atas Segalanya Pimpinan Ponpes Al Fath Sukabumi NERACA Sukabumi - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fath…

Kontainer Bebas di Kota Bekasi

Hampir setiap hari, terutama siang dan sore hari banyak kontainer/truk tanah seenaknya bebas lewat di sejumlah jalan protokoler di kota…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Renstra Kemenkop Prioritaskan Triple Track Pertumbuhan Ekonomi

Renstra Kemenkop Prioritaskan Triple Track Pertumbuhan Ekonomi NERACA Jakarta - Pengembangkan koperasi, usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kewirausahaan harus…

Bidang Asset Daerah Pemkot Sukabumi Akan Lelang Kendaraan dan Satu Bangunan

Bidang Asset Daerah Pemkot Sukabumi Akan Lelang Kendaraan dan Satu Bangunan   NERACA Sukabumi - Bagian Asset Daerah Pemkot Sukabumi…

BI Perwakilan Jabar Terus Sosialisasikan 3D - Subang dan Bogor Rawan Peredaran Uang Palsu

BI Perwakilan Jabar Terus Sosialisasikan 3D   Subang dan Bogor Rawan Peredaran Uang Palsu NERACA Sukabumi - Bank Indonesia (BI) Perwakilan…