Pemprov Banten Kucurkan Rp87,5 Miliar Bantu 50 Ribu Keluarga Miskin

Pemprov Banten Kucurkan Rp87,5 Miliar Bantu 50 Ribu Keluarga Miskin

NERACA

Pandeglang - Pemprov Banten kembali mengucurkan anggaran untuk bantuan sosial Jamsosratu atau Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu pada APBD tahun 2019 sebesar Rp87,5 miliar yang akan dibagikan kepada 50 ribu keluarga miskin se-Banten ke dalam tiga tahap.

“Di banding tahun sebelumnya, tahun ini terdapat kenaikan keluarga miskin penerima sebanyak 2 ribu keluarga miskin. Demikian juga nilai bantuan yang diterima, juga mengalami kenaikan sebesar Rp50 ribu, kalau tahun lalu Rp1,65 juta, tahun ini menjadi Rp1,7 juta,” kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy usai penyaluran Bansos Jamsosratu 2019 sekaligus pembagian kepada keluarga miskin penerima di Kabupaten Pandeglang, dikutip dari Antara, kemarin.

Andika mengatakan, untuk penyaluran Jamsosratu tahap pertama tahun 2019 hingga April ini telah mencapai Rp27,571 miliar untuk 27.571 keluarga penerima di 8 kabupaten/kota se-Banten. Andika meminta kepada keluarga penerima agar dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik-sebaiknya hingga maksud pemerintah daerah untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar dapat tercapai dengan baik.

Andika juga mengingatkan bahwa dana bansos Jamsosratu hanya boleh dipergunakan untuk keperluan pendidikan anak, kesehatan keluarga dan dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.“Misal untuk modal usaha, sehingga kemudian bisa mandiri dan menjadi alumni program ini. Karena memang itu tujuan dari diberikannya bansos,” ujar dia.

Menurut dia, program bansos Jamsosratu sangat terasa manfaatnya dalam membantu mengentaskan kemiskinan di Banten. Ia mengatakan, pada tahun 2003 atau tiga tahun setelah Provinsi Banten berdiri, angka kemiskinan di Banten mencapai 9,22 persen.

“Namun pada tahun 2018 kemarin angka kemiskinan berkurang drastis menjadi 5,25 persen. Salah satunya ini berkat program bansos, baik yang dilakukan pemerintah pusat maupun oleh Pemprov Banten,” kata Andika.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Banten yang telah mendukung pelaksanaan bantuan sosial non tunai. Apresisi juga, kata dia, disampaikan kepada Bank Banten dan Bank BJB atas komitmennya dalam mendukung pelaksanaan bantuan sosial non tunai di Provinsi Banten.

“Hal ini dibuktikan dengan bersedianya menjadi lembaga perbankan penyalur bantuan sosial secara non tunai pada Dinas Sosial Provinsi Banten,” kata dia.

Menurut Nurhana, sejak tahun 2017 lalu Dinas Sosial Provinsi Banten telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan Bank BJB dan Bank Banten yang diharapkan dapat mewujudkan pelaksanaan penyaluran bantuan sosial secara non tunai yang efektif, efisien dan akuntabel.“Kerja sama ini diharapkan dapat mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang efisien dapat mendukung peningkatan manfaat bagi penerima bantuan,” kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

Pembangunan Jalan di Provinsi Banten Tuntas 100 Persen Pada 2020

Pembangunan Jalan di Provinsi Banten Tuntas 100 Persen Pada 2020 NERACA Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membenahi semua jalan…

Tanaman Pangan Pemicu NTP Banten April Turun 0,21 Persen

Tanaman Pangan Pemicu NTP Banten April Turun 0,21 Persen NERACA Serang - Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor tanaman pangan yang…

BTEK Bidik Private Placement Rp 509,05 Miliar

Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) bakal menggelar aksi korporasi penambahan modal tanpa hak…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Renstra Kemenkop Prioritaskan Triple Track Pertumbuhan Ekonomi

Renstra Kemenkop Prioritaskan Triple Track Pertumbuhan Ekonomi NERACA Jakarta - Pengembangkan koperasi, usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kewirausahaan harus…

Bidang Asset Daerah Pemkot Sukabumi Akan Lelang Kendaraan dan Satu Bangunan

Bidang Asset Daerah Pemkot Sukabumi Akan Lelang Kendaraan dan Satu Bangunan   NERACA Sukabumi - Bagian Asset Daerah Pemkot Sukabumi…

BI Perwakilan Jabar Terus Sosialisasikan 3D - Subang dan Bogor Rawan Peredaran Uang Palsu

BI Perwakilan Jabar Terus Sosialisasikan 3D   Subang dan Bogor Rawan Peredaran Uang Palsu NERACA Sukabumi - Bank Indonesia (BI) Perwakilan…