Kobexindo Pasarkan Foton Truck dari Beijing - Diversifikasi Ke Pasar On-Road Truck

NERACA

Jakarta – Pacu pertumbuhan penjualan, PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) melalui anak perusahan PT Kobexindo Foton Indonesia resmi menjadi distributor ekslusif FOTON Trucks di Indonesia untuk menggarap segmen pasar on road trucks di Indonesia. Resmi menjadi distributor FOTON Truks ditandai dengan perjanjikan kerjasama perseroan dengan FOTON Truck, China.

Humas Soputro, Presiden Direktur PT Kobexindo Tractors Tbk dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, kerjasama ini merupakan salah-satu strategi diversifikasi Kobexindo di luar penjualan unit alat berat pertambangan dengan menggarap pasar on-road trucks di Indonesia. “Melalui produk-produk unggulan FOTON, kami akan memenuhi permintaan on-road truck yang terus meningkat seiring dengan realisasi dan prioritas pemerintah dalam pembangunan infrastruktur khususnya jalan tol,”ujarnya.

Dengan kemitraan ini, PT Kobexindo Foton Indonesia sebagai exclusive dealer untuk truk FOTON di Indonesia, bertanggung jawab atas pelayanan purna jual dari sisi kesediaan suku cadang dan jasa perawatan (services & maintenance). Untuk tahap awal, Kobexindo akan memasarkan truk CBU yang di produksi dari Beijing FOTON DAIMLER AUTOMOTIVE di China untuk truk on-road seperti prime mover, dump truck dan mixer trucks. Produk ini akan mencakup segmen pasar logistik (trailer dan tractor head) dan konstruksi (cut & fill dan beton ready mix).

Kata Humas, nantinya Kobexindo bersama FOTON secara bersama-sama akan membangun jaringan distribusi untuk mencakup seluruh area di Indonesia. Untuk tahap awal, lanjutnya, perseroan akan prioritaskan di Pulau Jawa dan Sumatra seiring dengan pembangunan infrastruktur dan jalan tol. Sebagai informasi, sepanjang 2018 lalu Kobexindo berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 35,6% yakni US$101,50 juta yang dikontribusikan oleh keempat segmen bisnisnya.

Pertama segmen penjualan unit alat berat yang berkontribusi 77,55% terhadap total pendapatan atau sekitar US$78,71 juta. Kedua segmen penjualan suku cadang yang berkontribusi sebesar 14,21% dengan penjualan sebesar US$14,42 juta. Ketiga segmen jasa perbaikan/ maintenance tercatat sebesar 4,25% atau senilai US$4,32 juta dan terakhir segmen pendapatan sewa alat berat yang berkontribusi sebesar 3,25% atau menyumbangkan pendapatan sebesar US$3,30 juta dan segmen sewa bangunan yang berkontribusi sebesar 0,74%.

Pada sepanjang 2018 lalu, segmen penjualan suku cadang berhasil tumbuh 132% ketimbang periode yang sama tahun 2017 lalu. Pertumbuhan ini merupakan buah strategi perseroan yang memacu pertumbuhan segmen bisnis yang tidak terkait tambang. Segmen ini tumbuh berkat penjualan suku cadang dan perbaikan (maintenance) kendaraan niaga yang dilakukan oleh entitas anak perseroan.

Disampaikan Humas, Kobexindo akan mempertahankan momentum pertumbuhan di semua segmen bisnis dengan mengoptimalkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dari model bisnis yang dimiliki, termasuk yang tidak terkait dengan sektor tambang.

BERITA TERKAIT

Rai Mantra Raih Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha Dari Presiden RI

Rai Mantra Raih Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha Dari Presiden RI  NERACA Jakarta - Keberhasilan Pemerintah Kota…

20 Persen Ponsel di Indonesia Dibeli dari Black Market

20 Persen Ponsel di Indonesia Dibeli dari Black Market NERACA Jakarta - Sekitar 20 persen dari ponsel pintar yang beredar…

Australia Diminta Buka Akses Pasar Hortikultura

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan pertemuan bilateral dengan Pemerintah Australia guna membahas isu-isu peternakan, hortikultura,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berikan Pendampingan Analis Investasi - CSA Research Gandeng Kerjasama Modalsaham

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal, khususnya generasi milenial dan juga mendukung inovasi sektor keuangan digital, Certified Security…

Sentimen BI Rate Jadi Katalis Positif Sektor Properti

NERACA Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate  sebesar 0,25% menjadi 5,75% mendapatkan…

Siapkan Dana Investasi US$ 100 Juta - Saratoga Bangun Rumah Sakit di Bekasi

NERACA Jakarta –Genjot pertumbuhan portofolio investasi, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terus mengembangkan investasinya. Salah satunya yang tengah dikembangkan…