Mengharukan, Ibu 7 Anak Jual Nasi Uduk Pakai Gerobak Perindo, Beromzet Rp20 Juta & Bisa Beli Rumah!

JAKARTA, Program-program bantuan Partai Perindo telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya adalah melalui gerobak Perindo yang diberikan kepada masyarakat beberapa tahun belakangan. Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo sering terjun langsung untuk bertemu dengan para penjual makanan yang mendapat bantuan dan pembinaan UMKM Perindo tersebut. Pasalnya, Hary ingin tahu dampak nyata kehidupan ekonomi yang dirasakan rakyat kecil dari dukungan yang diberikan Partai Perindo.

Hari ini, Hary Tanoe bersama istrinya, Liliana Tanaja Tanoesoedibjo yang merupakan caleg DPR RI Dapil Jakarta II pun mendatangi salah satu pedagang binaannya. Adalah Bu Urip, warga Manggarai, Jakarta Selatan yang telah merasakan peningkatan kualitas hidup setelah berjualan nasi uduk menggunakan Gerobak Perindo. "Alhamdulillah, usahanya sekarang sudah lumayan setelah jualan pakai Gerobak Perindo. Kalau modalnya Rp500.000, dapatnya bisa Rp700.000 sampai Rp800.000," ujar Bu Urip di Jalan Gelatik 5, Manggarai, Jakarta Selatan.

Dengan omzet Rp700.000 - Rp800.000 dalam satu hari, artinya Bu Urip bisa mengantongi omzet tidak kurang dari Rp20 juta sebulan. Dengan begitu, perempuan yang memiliki tujuh anak dan banyak cucu ini bisa menyekolahkan mereka, sehingga keluarganya mendapatkan pendidikan yang baik. Bahkan, dari hasil jualan nasi uduk dengan Gerobak Perindo, Bu Urip tidak hanya bisa menyekolahkan anak-anak dan cucunya, namun juga sudah bisa membeli rumah dari penghasilan tersebut.

Mendengar jawaban Bu Urip, Hary sangat senang dan memberikan satu Gerobak Perindo tambahan bagi pedagang yang sudah bergabung menjadi anggota Partai Perindo tersebut agar bisa membuka cabang dan penghasilannya kian meningkat. Dengan bertambahnya gerobak yang diberikan, maka Bu Urip dan suami bisa berjualan secara terpisah untuk meningkatkan pendapatan mereka. Hal ini sejalan dengan apa yang diharapkan Partai Perindo selama ini untuk mendorong masyarakat yang kurang produktif menjadi lebih produktif dan mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi dari sebelumnya."Partai Perindo adalah wadah perjuangan untuk membuat Indonesia maju. Tidak ada cara lain, yaitu dengan cara memajukan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang belum mapan, yang jumlahnya mayoritas," kata Hary.

Dia melanjutkan kunci kemajuan suatu negara adalah apabila kesejahteraan masyarakatnya tinggi. Karena itu, Partai Perindo berjuang bersama untuk dapat membantu masyarakat memiliki penghasilan yang lebih tinggi melalui UMKM salah satunya, dan membuka lapangan pekerjaan apabila usahanya sudah maju. "Indonesia tidak maju kalau masyarakat menengah, UMKM, petani, nelayan tidak ditingkatkan kesejahteraannya dulu. Kalau kesejahteraannya meningkat, barulah Indonesia bisa maju," kata Hary. (*)

BERITA TERKAIT

Beragam Solusi Keuangan di GIIAS - Astra Berikan Nilai Tambah dari Sekedar Jual Mobil

Lesunya bisnis pasar otomotif dalam negeri tidak mengurangi minat masyarakat Indonesia untuk hadir di pameran tahunan GAIKINDO Indonesia International Auto…

Wacana Abdi Negara Bekerja di Rumah

  NERACA Jakarta – Pegawai Negeri Sipil (PNS) bakal mendapat kesempatan untuk bisa bekerja di rumah. Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur…

Kemenkeu Pastikan Kenaikan Tunjangan Direksi BPJS Kesehatan Tak Pakai APBN

  NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan memastikan kenaikan tunjangan cuti tahunan bagi Direksi dan Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

DORONG PELAKU UMKM

Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Mufidah Jusuf Kalla (kedua kanan) disaksikan Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) NTB Niken Saptarini Widyawati…

KREDIT UMKM BRI TUMBUH

Direktur Utama BRI Suprajarto (tengah) berpose bersama seluruh jajaran direksi BRI disela paparan kinerja keuangan triwulan II/2019 di Jakarta, Rabu…

PAMERAN WARISAN

kiri ke kanan. Kurator Mutiara Ratna Zhuhry, Kurator Batik Komarudin Kudiya dan Direktur PT. Mediatama Binakreasi Umi Noor Wijiati memberi…