Dibina Perindo, Perempuan Asal Pasuruan Ini Jadi Juragan Kopi

PASURUAN, Susi Krisna adalah salah satu contoh sukses Partai Perindo membangun UMKM. Sejak bergabung dengan partai berlambang rajawali biru ini pada 2017, usahanya terus berkembang hingga bisa menjadi juragan kopi di Pasuruan, Jawa Timur. “Ibu Susi kader Partai Perindo Pasuruan. Beliau sebagai pengusaha tumbuh dan berkembang sangat baik, ikut pameran juga di Jawa Timur, bekerja sama dengan mitra-mitra Gerobak Perindo. Jadi, sama-sama berkembang,” ujar Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Hal itu disampaikannya saat meninjau bazar UMKM di Pasuruan, Jawa Timur, (11/4/2019). Di tempat itu, Hary sempat menyeruput nikmatnya kopi Robusta dan Arabica racikan Susi. Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar usaha kopi bisa terus berkembang dan maju. Pertama, menjaga kualitasnya. “Kalau mau maju, yang pertama jaga kualitas. Pastikan sumber bahan baku, kopinya ada, cukup memadai,” kata pria asal Kota Pahlawan itu.

Setelah memastikan kopinya enak dengan kualitas terjaga, kata Hary, menentukan harga yang bersaing. “Kalau kopinya enak, pasti laku. Bisnis itu, kalau mau maju barangnya musti benar, rasanya enak. Kedua, harganya musti benar, harus bisa bersaing dengan yang lain. Barang benar, harga benar,” ungkap Hary.

Dua hal ini, lanjut Hary, harus benar-benar dijaga agar konsumen tidak berpaling ke yang lain. “Harus konsisten, mutunya nggak boleh naik turun,” kata pria yang aktif memberikan kuliah umum di lebih dari 200 kampus seluruh Indonesia itu. Tak kalah penting, pemasaran dan pendistribusiannya serta membangun kemitraan dengan UMKM-UMKM lain bisa dilakukan agar produk bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Distribusi bisa pakai UMKM-UMKM, jaringan, bersinergi. Kemudian, kemitraan dengan UMKM yang lain, yang kecil-kecil untuk penyaluran ke daerah-daerah. Dengan petani, supaya ada sumber yang pasti untuk biji kopinya,” terang Hary.

Promosi pun memegang peranan penting bagi perkembangan sebuah usaha. Karenanya, Hary berkomitmen untuk membantu Susi dalam mempromosikan produknya. “Nanti untuk promosi saya bantu,” katanya disambut senyum semringah Susi.

Ketua Umum Kartini Perindo Liliana Tanaja Tanoesoedibjo yang sempat menyeruput kopi yang dijual Susi, memuji kenikmatannya. Menurutnya, kopinya memiliki cita rasa yang khas dan diyakininya pasti disukai masyarakat luas. “Saya coba minum Arabika dan Robusta, ada dua rasa yang berbeda, menurut saya something special. Sesuatu yang berbeda itu bisa dinikmati sama kita semua. Jadi, pada saat saya mencicipi tadi kopinya enak dan pasti bisa dipasarkan,” ungkap Liliana. Perempuan yang juga Caleg DPR RI Dapil II DKI Jakarta itu pun mempromosikan kopi produksi Susi yang diberi Nawa 9. “Jangan lupa kalau ke Pasuruan coba kopi Nawa 9. Merknya saja Nawa 9. 9 itu coblos Partai Perindo nomor 9,” tuturnya lalu tersenyum.

Susi pun menceritakan usahanya yang mengalami perkembangan sejak dibina Partai Perindo. Dia memulai usahanya pada 2006, tetapi berkembang pesat sejak bergabung dengan Partai Perindo. “Masuk di Perindo mulai 2017. Dari situ kita pemasarannya Alhamdulillah bertambah maju. Kita juga berinovasi di kemasan, juga inovasi di coffee mix,” ungkapnya.

Bukan hanya penghasilannya yang mengalami peningkatan, Susi bisa membuka lapangan pekerjaan dengan mempekerjakan enam karyawan untuk membantunya di rumah. “Kalau yang di rumah, kita sudah ada 6 pegawai. Kita juga kerja sama dengan petani kopi lokal yang ada di Kabupaten Pasuruan. Brand kita juga sesuai dengan Partai kita, 9, brandnya 9,” kata Susi.(*)

BERITA TERKAIT

RUMPUT LAUT DI PULAU SERIBU

Warga menjemur rumput laut di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu (18/9/2019). Rumput laut tersebut diijual seharga Rp7000 per kilogramnya.…

KERAJINAN DAUR ULANG SAMPAH

Sejumlah perempuan dari komunitas bank sampah menyelesaikan pembuatan kerajinan berbahan dasar daur ulang sampah di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu…

IFMAC 2019

kiri ke kanan. General Manager Wakeni, Sofianto Widjaja berbincang dengan Ketua Umum Koperasi Industri Kayu dan Mebel Ade Firman dan…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

RUMPUT LAUT DI PULAU SERIBU

Warga menjemur rumput laut di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu (18/9/2019). Rumput laut tersebut diijual seharga Rp7000 per kilogramnya.…

KERAJINAN DAUR ULANG SAMPAH

Sejumlah perempuan dari komunitas bank sampah menyelesaikan pembuatan kerajinan berbahan dasar daur ulang sampah di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu…

IFMAC 2019

kiri ke kanan. General Manager Wakeni, Sofianto Widjaja berbincang dengan Ketua Umum Koperasi Industri Kayu dan Mebel Ade Firman dan…