Berikan Akses Baca Bagi Anak Tak Mampu - PT Bank Ekonomi Raharja :

NERACA

Melalui kampanye literasi, PT Bank Ekonomi Raharja (Bank Ekonomi) bekerja sama dengan Yayasan 1001 Buku berikan akses baca kepada anak-anak dari latar belakang kurang mampu. Kegiatan Books for the Future dilaksanakan di Rumah Singgah Garuda jl. Pinang Ranti No. 6A, Jakarta Timur.

Anak jalanan, pada hakikatnya, adalah “anak-anak”, sama dengan anak-anak lainnya yang bukan anak jalanan. Mereka membutuhkan pendidikan. Pemenuhan pendidikan itu haruslah memperhatikan aspek perkembangan fisik dan mental mereka. Sebab, anak bukanlah orang dewasa yang berukuran kecil. Anak mempunyai dunianya sendiri dan berbeda dengan orang dewasa. Kita tak cukup memberinya makan dan minum saja, atau hanya melindunginya di sebuah rumah, karena anak membutuhkan kasih sayang. Kasih sayang adalah fundamen pendidikan.

Tanpa kasih, pendidikan ideal tak mungkin dijalankan. Pendidikan tanpa cinta menjadi kering tak menarik. "Selain anak-anak balita yang menggunakan Rumah Singgah Garuda sebagai kelas belajar, sekitar 100 orang anak jalanan yang rata-rata berusia remaja juga menggunakan Rumah Singgah ini sebagai tempat bermalam," kata Manager Corporate Sustainability Amadea Risa.

Presiden Direktur Bank Ekonomi Tony Turnermengatakan bahwa kegiatan Books for the Future diadakan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar, khususnya anak-anak dari latar belakang kurang mampu agar mereka dapat terus mengembangkan potensi yang mereka miliki dengan sarana yang memadai.

"Aksi sosial ini merupakan bahagian program Corporate Sustainability Bank Ekonomi, yang kami harapkan dapat dapat turut mengembangkan kemampuan dan kreatifitas dari anak-anak Indonesia, sehingga kedepannya mereka menjadi bagian masyarakat yang terdidik dan berhasil dilingkungan mereka," kata dia.

Oleh para staff relawan, pemberian sumbangan buku untuk anak-anak kurang mampu dirangkai dengan aksi sosial lainnya seperti kegiatan perbaikan perpustakaan, penyaluran donasi buku, dan juga bantuan dalam bentuk pengadaan komputer. Secara individu, kata Dea, Staff Bank Ekonomi juga turut berperan dalam menyumbangkan buku-buku bacaan.

"Kegiatan Books for the Future ini diwarnai dengan kegiatan beres-beres atau renovasi Rumah Singgah Garuda dan memberikan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan," kata Dea.

Dalam kegiatan Books for the Future ini, selain membantu pengembangan fasilitas perpustakaan termasuk pengadaan seperangkat komputer, para staff relawan Bank Ekonomi juga mengadakan acara games yang bersifat mendidik bagi anak-anak di Rumah Singgah Garuda, untuk melatih mereka agar berkarya dengan lebih kreatif.

"Kami berharap kedepannya akan ada lebih banyak lagi kerjasama yang dapat kami lakukan dengan Bank Ekonomi, untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang kurang beruntung, agar bisa mendapatkan kesempatan pendidikan dan ilmu pengetahuan yang lebih baik. Kami sangat menghargai inisiatif ini dan kami harap dapat menjadi pencetus bagi pihak lainnya untuk turut serta dalam membangun dunia pendidikan Indonesia ke arah yang lebih maju lagi," kata Ketua Pengurus Yayasan 1001 Buku Dwi Andayani.

Related posts