Wintermar Offshore Gelar Private Placement - Cari Modal Ekspansi Bisnis

NERACA

Jakarta – Perkauat modal dalam mendanai pengembangan bisnisnya, PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) melakukan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTMHETD) atau private placement, dengan melepas sebanyak 423 juta lembar saham atau setara 9,98% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Rencananya, dana dari hasil private placement ini akan digunakan untuk mendukung rencana pengembangan kegiatan usaha, memperbaiki struktur permodalan, pembiayaan utang dan meningkatkan dana kas. Dengan demikian, diharapkan akan meningkatkan modal kerja perseroan dan memberikan fleksibilitas bagi emiten pelayaran ini untuk memperoleh sumber pendanaan untuk membiayai rencana perkembangan Perseroan di masa yang akan datang.

Untuk itu, perseroan akan mengelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada tanggal 14 Mei 2019 guna mendapat persetujuan dari aksi korporasi ini. Disebutkan, mata agenda RUPSLB mencakup, pertama, pemberhentian pelaksanaan private placement 200 juta saham yang sebelumnya telah disetujui dalam RUPS 18 Mei 2017, yang habis masa berlaku pada 18 Mei 2019.

Kedua, persetujuan private placement dengan menerbitkan 400 juta saham baru dengan masa berlaku penerbitan 14 Mei 2021. Perseroan juga menerbitkan 23 juta saham baru untuk manajemen dan karyawan dalam jangka waktu 5 tahun. Aksi private placement akan berdampak kepada beberapa hal, seperti penurunan rasio utang terhadap ekuitas perseroan, perolehan modal kerja untuk pengembangan usaha, dan rencana perkembangan usaha seiring dengan membaiknya industri migas.

Selanjutnya, jumlah saham perseroan yang bertambah diharapkan meningkatkan likuiditas perdagangan. Akhir pekan kemarin, saham WINS naik 0,88 persen atau 2 poin menjadi Rp228. Tahun ini, perseroan optimis bisnis angkutan jasa pelayaran akan membaik seiring dengan prospek industri minyak dan gas yang diprediksi lebih baik dari sebelumnya.

Pek Swan Layanto, Investor Relations Wintermar Offshore Marine pernah bilang, pemerintah akan mendorong investasi di sektor minyak dan gas guna meningkatkan produksi dan Pertamina juga sudah ambil beberapa wilayah kerja yang mulai jatuh tempo. Oleh karena itu sektor migas diprediksi akan meningkat begitu juga dengan pengangkutan.

Menurutnya, investasi WINS belum dapat dipastikan atau masih wait and see mengingat ada momen pemilu 2019. Namun di luar hal tersebut, lanjut Pek Swan, pihaknya telah mempersiapkan beberapa strategi untuk meningkatkan kinerja sepanjang tahun ini. “Kami akan menguatkan finansial dengan menurunkan pinjaman, meningkatkan efisiensi dengan menjual armada tua dan fokus ke armada yang baru yakni armada yang berteknologi tinggi untuk menurunkan ongkos pemeliharaan," ujarnya.

BERITA TERKAIT

Rencanakan Divestasi Saham - Vale Indonesia Matangkan Transaksi Dengan Inalum

NERACA Jakarta – Setelah pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di istana September lalu mendapatkan dukungan soal rencana divestasi, kini…

Ketapatan Laporan Keuangan - BEI Catatkan 12 Emiten Belum Rilis Keuangan

NERACA Jakarta – Meskipun kepatuhan dan kedispilinan emiten dalam penyampaian laporan keuangan terus meningkat, namun pihak PT Bursa Efek Indonesia…

Adaro Eksplorasi Tambang di Tutupan dan Paringin

NERACA Jakarta – PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan melanjutkan pengeboran di area Tutupan dan Paringin pada bulan ini. Dalam…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng Kerjasama HIPMI - ModalSaham Siap Bawa Perusahaan IPO

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan industri pasar modal dengan mengajak pelaku usaha go public, ModalSaham sebagai perusahaan starup akan menggandeng…

Produksi Nikel Vale Indonesia Terkoreksi 6,81%

NERACA Jakarta –Besarnya potensi kenaikan permintaan nikel di pasar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terus memacu produksi nikel, meskipun di…

Progres Pabrik di Sumses Capai 30% - Buyung Poetra Perbesar Kapasitas Produksi Beras

NERACA Jakarta – Meskipun tengah dihadapkan pada kondisi musim kemarau yang berkepanjangan, emiten produsen beras PT Buyung Poetra Sembada Tbk…