Kimia farma Bangun RS Liver Rp280 Miliar

NERACA

Jakarta—BUMN farmasi, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berencana membangun sebuah rumah sakit untuk penanganan penyakit liver tahun ini dengan investasi Rp280 miliar dan menggandeng PT Prakarsa Transforma Indonesia. "Kami bersama PT Prakarsa Transforma mendirikan perusahaan patungan bernama PT Kimia Farma Hospital," kata Direktur Utama Kimia Farma Syamsul Arifin usai penandatanganan nota kesepahaman di kantor pusat Kimia Farma di Jakarta, Selasa.

Lebih jauh Syamsul menambahkan pendirian rumah sakit ini seiring dengan berkembangnya pasar kesehatan, selain juga ditunjang fakta bahwa hampir 20 juta masyarakat Indonesia menderita penyakit hepatitis. Rumah sakit liver dengan 14 tingkat ini akan berlokasi di Jalan DR. Sahardjo, Jakarta Selatan, dan didirikan di lahan seluas 14.000 meter persegi.

Pendanaan pembangunan rumah sakit ini, katanya, berasal dari pinjaman perbankan, baik BUMN maupun swasta nasional, serta pinjaman dari para pemasok yang akan memasok obat-obatan ke rumah sakit tersebut. Sementara sisa dana yang dibutuhkan berasal dari PT Prakarsa Transforma. "Kami tidak mengharapkan kepemilikan mayoritas dalam proyek ini. Yang penting kami bisa turut berpartisipasi di dalamnya dengan memperkenalkan produk obat Kimia Farma," ujar Syamsul.

Setelah pembangunan RS liver di Jakarta Selatan ini, menurut Syamsul, pihaknya akan membangun lima rumah sakit lainnya, antara lain di Medan, Bandung, Makassar serta Semarang. Pembangunan rumah sakit ini nantinya dapat memanfaatkan lahan yang dimiliki perseroan di beberapa kota tersebut. Setelah berhasil membangun lima rumah sakit, diharapkan kontribusi dari RS tersebut 10 persen ke perusahaan, kata Syamsul. **cahyo

Related posts