Ratna Listy dan Konsep Rumah “Religius”

Kali ini kita membedah rumah artis Ratna Listy. Presenter yang bernama lengkap Ratna Sulistyaningsih ini ternyata mempunyai konsep rumah yang sangat religius. Bagaimana bisa demikian?

Pertama karena warna. Dominasi hijau begitu kentara di rumah Ratna, mulai dari cat dinding, perabotan, furniture hingga peralatan makan. Pembawa acara “Prima Juara” di TvOne itu mengaku menyukai “green stuff” karena dinilai teduh. “Banyak yang bilang juga bahwa warna hijau merupakan warna kecintaan Rasulullah (Nabi Muhammad SAW) dan cerminan pribadi yang halus serta lembut. Amin, ya. Selain itu, hijau juga warna tumbuhan, hal yang tumbuh serta harapan. Jadi, wes lah, susah mendeskripsikannya. Intinya saya maniak hijau, hehe,” gelak perempuan kelahiran Madiun, 2 Agustus 1973 ini.

Meski demikan, tidak seluruh cat dinding rumah Ratna diwarnai hijau. Ia justru menggabungkan tabrak warna, kuning, orange, merah, biru dan sebagainya. Mendobrak pakem yang ada, ternyata Ratna memaksudkan agar anggota keluarga yang menghuni rumah tersebut mempunyai semangat, seperti warna-warna yang dipilihnya. Dimensi warna ini memang menciptakan kesan dinamis dan powerfull yang nyata.

Kedua, baru disadari bahwa rumah Ratna Listy tidak mempunyai teralis! Hidup di zaman sekarang yang tingkat kriminalitasnya tinggi, nampaknya teralis amat dibutuhkan bila tak ingin rumah Anda digasak isinya oleh perampok. Apalagi rumah Ratna yang terletak di area Kota Wisata Cibubur tergolong terbuka tanpa pagar di depannya. “Saya orangnya gak suka ribet dan seolah terkungkung di rumah sendiri. Penggunaan teralis nampak seperti terkungkung. Saya sih, Lillahi Ta’ala, semua saya kembalikan kepada Allah SWT. Lagi pula saya percaya dengan sistem keamanan di kompleks Kota Wisata ini,” terang istri dari Swastiarso Herry Putranto itu.

Hal ketiga yakni konsep keseimbangan dalam rumah yang dilambangkannya lewat air mengalir. Ya, Ratna memajang kolam ikan permanen dengan air terjun di dinding untuk hiburan sekaligus terapi. “Mendengar gemericik air, kayaknya hati adem. Begitu juga ikan yang bewarna-warni, menjadi hiburan tersendiri buat saya dan anak-anak,” jelas ibu dari Swara Reiki January (8 tahun) dan Swara Keisya Alma Nova (7 tahun).

Dan yang keempat, sebuah ruang mushola kecil yang ada di ruangan terbuka. Untuk yang satu ini, memang tidak banyak rumah tinggal yang membuat ruangan khusus ibadah. Kalaupun ada, biasanya terletak di indoor (dalam ruangan). Namun, mushola Ratna Listy terletak di outdoor, lengkap dengan hiasan tanaman dan saluran air untuk berwudhu. “Mushola outdoor ternyata seru juga dan menghindari hawa pengap yang bisa terjadi kalau sirkulasi udara rumah tidak baik,” tutur Ratna lagi.

Konsep religius yang diterapkan oleh Ratna bisa jadi karena perubahan kepribadiannya yang semakin matang dan bijak dalam memandang kehidupan. “Saya mencari dunia untuk menghidupi diri, namun tak lupa akhirat sebagai tujuan akhir,” imbuhnya.

Setia Gaya Lama

Bila tadi berbicara konsep rumah Ratna yang cukup kuat, namun ternyata ada keunikan lain yang diusung oleh mantan presenter “Bedah Rumah” ini. Ia mengaku sangat setia dengan posisi perabotan dan furnitur yang ada di dalam tempat tinggalnya. “Bila sudah terlihat nyaman dan bagus di satu sudut, ya sudah. Di situ terus dan tidak akan berpindah. Kalaupun dipikir buat dipindah, pasti jarak waktunya lama. Misalnya, lima tahun kemudian baru bongkar posisi perabotan, furnitur dan sebagainya. Saya kan orangnya setia, hehe,” tawanya. Ratna memang bukan orang yang “bosanan” pada sesuatu.

Hal ini berbanding terbalik dengan Herry, suaminya. Bila Ratna sedikit enggan mengubah posisi nyaman bagi perabotannya, Herry malah hobi menata ulang dengan menggeser lemari ke sudut lain, memindahkan vas bunga di tempat yang lain dan sebagainya. “Iya, Mas Herry memang paling suka menata rumah dan tanpa setahu saya. Dia tidak pernah bilang, sehingga waktu pulang show dari luar kota, saya kaget, ‘lha kok, ini tempat berubah’,” jelas artis yang juga pernah menelurkan beberapa album ini.

Meski terkadang senang dengan perubahan posisi perabotan dan furnitur, namun ada kalanya Ratna sempat kelimpungan dengan hobi suaminya ini. Bagaimana tidak? “Waktu itu saya mau show di luar kota. Saya sudah merancang list lagunya untuk dikirimkan ke panitia yang menyelenggarakan acara. Eh, malah dibuang. Saya sampai ngambek, ‘duit itu mas, duit’, hahaha,” tawa Ratna lepas. Walau pada akhirnya repertoar lagu tersebut ketemu, Herry mengaku agak kapok kalau ingin membuang sesuatu, entah kertas atau lainnya. “Jadi Mas Herry akan tanya dulu sebelumnya, apakah benda tersebut masih terpakai atau tidak,” imbuh Ratna.

Akhirnya, dibuat kesepakatan bahwa masing-masing haruslah lebih fokus pada setting barang sendiri-sendiri. Herry yang doyan baca buku serta Ratna yang hobi mengumpulkan fashion item seperti busana, aksesoris, tas dan sepatu, kini punya lemari pribadi agar barang tertata lebih rapi. “Mas Herry punya buffet yang berada di ruang keluarga untuk menaruh seluruh buku bacaannya, sementara saya punya lemari khusus untuk menyimpan busana panggung, aksesoris, sepatu dan tas,” jelasnya.

Dengan konsep ruangan yang kuat dan penataan yang setia, Ratna berhasil mewujudkan rumah yang diidamkannya. Bukan hanya untuk dirinya, namun juga bagi keluarganya. “Itulah yang disebut rumah. Menjadi pelindung tubuh, jiwa, mental dan batin bagi penghuninya,” tutur Ratna.

Related posts