CEO KoinX: Potensi Market Kripto di Indonesia Masih Sangat Besar

CEO KoinX: Potensi Market Kripto di Indonesia Masih Sangat Besar

NERACA

Jakarta - Blockchain Indonesia Summit berhasil digelar pada hari Senin (1/4), di Greenhouse Co-working, Jakarta. Acara ini digelar oleh bursa kripto baru asal Indonesia, Koin X, yang juga merupakan bursa besutan grup konglomerat Indonesia KNS. KoinX bekerja sama dengan media dan project blockchain besar asal Cina, Jinse dan ChainUp. Selain itu, KoinX juga menggandeng perusahaan modal ventura asal Cina Genesis Capital dan Bgogo.

Blockchain Indonesia Summit sukses mengumpulkan para pemain industri blockchain Indonesia dan juga regulator dalam event ini untuk membahas potensi pasar kripto di Indonesia. Hadir di antaranya adalah Kepala BAPPEBTI - Indrasari Wishnu, CEO HARA Token - Regi Wahyu, Founder ZCoin - Reuben, dan beberapa pemain industri blockchain lokal Indonesia.

KoinX sebagai salah satu exchange baru ikut meramaikan industri bursa kripto di Indonesia. Vijay Garg, CEO KoinX, menyatakan “Terdapat 260 juta penduduk di Indonesia dan hanya ada 17 bursa kripto di Indonesia, dan hanya 10 yang beroperasi aktif. Hal ini menandakan bahwa potensi pasar kripto di Indonesia masih sangat besar dan industri blockchain Indonesia akan berkembang pesat dalam beberapa waktu ke depan.”

Vijay Garg sebagai CEO KoinX telah memiliki 10 tahun pengalaman di dunia finansial. Ia pernah bekerja di perusahaan akuntan publik Big 4 sebagai investigator forensik, kemudian ia pernah pula menjadi auditor di salah satu perusahaan analis keuangan terbesar di India. Vijay kini menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) dari grup konglomerat Indonesia KNS. KoinX di bawah kepemimpinan Vijay telah berhasil mendapatkan 5000 pengguna dalam waktu 2 bulan saja sejak platformnya diluncurkan.

Dalam event tersebut, Vijay juga menambahkan bahwa dengan keluarnya peraturan BAPPEBTI tentang industri kripto di Indonesia juga menegaskan bahwa Indonesia sudah siap menyambut revolusi industri 4.0. Keluarnya peraturan BAPPEBTI ini semakin memperjelas eksistensi para pemain di industri blockchain dan kripto di Indonesia. Mohar

BERITA TERKAIT

Pasar Properti Masih Tertekan - Intiland Pilih Kerjasama Kembangkan Proyek Maja

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan properti di Maja, Banten, seperti yang sudah dilakukan PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) menjadi daya…

Dunia Usaha - Pasar Masih Potensial, Pertumbuhan Industri Kacamata Dipacu

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mendorong tumbuhnya industri kacamata di dalam negeri melalui peningkatan investasi. Di samping itu juga…

Hary Tanoesoedibjo: Pemilu Telah Usai Saatnya Bersatu Bangun Indonesia Maju & Sejahtera

JAKARTA, Kompetisi di pesta demokrasi 5 tahunan telah usai. Pemenang di Pilpres telah diumumkan KPU, yaitu pasangan Joko Widodo dan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemprov Banten Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Bahan Pokok

Pemprov Banten Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Bahan Pokok  NERACA Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Perindustrian dan…

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui bagian hukum lakukan penyuluhan…

Pemprov Jabar Siapkan Pembentukan 12 Daerah Otonomi Baru

Pemprov Jabar Siapkan Pembentukan 12 Daerah Otonomi Baru NERACA Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Pemerintah…