Lawan Golput Salah Satu Wujud Gotong Royong Sukseskan Pemilu 2019

Oleh: Martin Kisna, Pemerhati Sosial Kemasyarakatan

Menjelang pelaksanaan pemilu 2019 ini, mungkinkah keberlanjutan pembangunan di Indonesia dapat berjalan dengan mulus jika rakyatnya tidak menggunakan hak pilihnya dengan cerdas dalam memilih kandidatnya.? Jawaban yang paling masuk akal untuk pertanyaan tersebut adalah tidak.

Di sisi lain mustahil suatu negara yang masyarakatnya masih banyak termakan hoax mampu mewujudkan pembangunan nasional secara total dan teratur.

Masyarakat merupakan komponen utama dalam suatu negara dan jika komponen utama ini tidak terdidik yang ada hanya kehancuran terus menjadi kuda troya para politikus yang hobby menebar hoax dan ambisius hanya ingin kekuasaan tapi tidsk mau kerja keras dan mencintai rakyatnya.

Fakta sudah membuktikan hal ini. Dalam banyak kejadian di beberapa negara, negara yang masyarakatnya tidak dapat membedakan informasi bohong dengan benar akan hancur atau dikuasai dan jadi alat untuk saling bertikai sehingga sulit untuk maju bahkan banyak menjadi negara gagal.

Salah satu sumber lainnya permasalahan dalam edisi pemilu ini adalah maraknya gerakan yang mengajak orang lain untuk Golput. Yang dilakukan dengan cara intimidasi pihak tertentu terhadap pihak lainnya agar tidak berani memilih pilihannya sehingga menjadi Golput.

Golput merupakan tindakan yang sangat merugikan keberlangsungan pembangunan nasional.

Mereka berpeluang mengantarkan Indonesia menuju kemunduran sebab suara mereka bisa dimanfaatkan oleh memuluskan tujuan politik para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Jika dibiarkan, orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan hanya berfokus untuk memenangkan pasangan yang mereka pilih, akan benar-benar membuat Indonesia berada diambang kemunduran.

Itulah mengapa dalam gelaran pemilu 2019 ini kita semua harus turut berpartisipasi dan menggunakan hak pilih kita untuk memilih pemimpin dan calon wakil rakyat lima tahun kedepan supaya keberlanjutan pembangunan nasional nantinya dapat berjalan dengan baik dan berkualitas.

Kita harus bersatu melawan Golput demi suksesnya keberlanjutan kepemimpinan nasional dan pembangunan Indonesia.

BERITA TERKAIT

Menelisik Sosok Firli, Ketua KPK yang Baru

  Oleh : Dwi Ayu, Pemerhati Sosial Politik   Irjen Pol. Firli Bahuri, menjadi satu – satunya calon pimpinan KPK…

Karut Marut Birokrasi dan Layanan Kemudahan Investor

    Oleh: Pril Huseno Info Bank Dunia kepada Presiden Jokowi terkait 33 perusahaan China yang hengkang dari negaranya, dan…

Jurus Jitu Dongkrak Pertumbuhan via FDI Berbasis Ekspor

  Oleh: Roni Agung, Staf Bea Cukai Cikarang Kemenkeu Pertumbuhan ekonomi Indonesia ditargetkan mencapai kisaran 5,3%. Oleh karena itu, Indonesia memerlukan Foreign Direct Investment…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Menyoal Dewan Pengawas KPK

Oleh:  Suparji Achmad, Ketua Senat Akademik Universitas Al Azhar Indonesia Presiden Joko Widodo sudah menandatangani Surat Presiden (Surpres) Revisi Undang-Undang…

Optimisme Membangun Asrama Mahasiswa Nusantara

  Oleh :  Sabby Kosay, Mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta   Jokowi telah menerima perwakilan tokoh Papua dan Papua barat…

Anggaran Pendidikan di Masa Pemerintahan Jokowi

Oleh: Rahmat Rusfandi, Staf BPPK Kemenkeu . Salah satu tema kebijakan fiskal dalam RAPBN 2020 yaitu penguatan kualitas untuk mewujudkan…