Harga Bawang Merah di Sukabumi Terus Alami Kenaikan

Harga Bawang Merah di Sukabumi Terus Alami Kenaikan

NERACA

Sukabumi - Komoditas bawang merah minggu ini mengalami kenaikan harga dari sebelumnya. Berdasarkan hasil monitoring Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, terhadap perkembangan harga bahan pokok dan barang penting (Bapokting) lainya di sejumlah Pasar di Kota Sukabumi. Komoditi jenis sayur-sayuran tersebut saat ini dibanderol Rp40 ribu per kilogram.

Kabid Perdagangan Diskopdarin Kota Sukabumi Heri Sihombing mengatakan, dari hasil monitoring yang dilakukan pekan ini, ditemukan harga bawang merah berada dikisaran Rp40 ribu per kilogram. Heri juga menuturkan, kenaikan harga bawang sudah terjadi pada minggu lalu.

"MInggu lalu bawang merah sudah menampakkan adanya kenaikan, dimana dari semula Rp30 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram. Dan Saat kami melakukan monitoring hari ini (kemarin) harga bawang sudah ada dikisaran Rp40 ribu per kilogram," ujar Heri usai melakukan monitoring di beberapa Pasar yang ada di Kota Sukabumi, Senin (25/3).

Adanya kenaikan bisa saja disebabkan gagal panen, atau juga pasokanya kurang sedangkan permintaan banyak."Kenaikanya sih bisa saja karena gagal atau belum saat memasuki panen, sehingga mengganggu terhadap suplai yang sedikit, sementara permintaan banyak," terang Heri.

Sedangkan untuk bapokting lainya seperti beras, gula, minyak, telor, terigu dan lainya, tergolong relatif stabil, serta fluktuasi harga masih dalam batas kewajaran. Begitu juga dengan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar."Kami selalu awasi terus mulai dari pendistribusian, ketersediaan sampai dengan harga. Dalam monitoring ke lapangan, kita juga suka melibatkan pegawai dari kementerian perdagangan. Sehingga akan lebih memudahkan koordinasi," ujar Heri.

Sementara itu ditempat terpisah, salah satu pedagang bawang di sekitar Pasar Pelita Kota Sukabumi Wawan Gunawan menuturkan, jika harga bawang memang sudah naik dari minggu yang lalu."Naiknya sudah dari minggu lalu. Ya harus gimana lagi, saya juga terpaksa harus menaikan harga juga kepada pembeli," ujar Wawan.

Wawan menambahkan, bawang yang selama ini dijualnya merupakan pasokan dari daerah Brebes, yang harganya saat ini dibandrol di kisaran Rp40 sampai Rp44 ribu per kilogram. Bahkan Wawan juga mengatakan jika bawang setiap harinya akan mengalami kenaikan terus.

"Kebetulan tadi para bandar bawang ngobrol di tempat jualan saya, bahwa bawang merah besok atau lusa harganya akan naik lagi. Ya naiknya harga bawang ini mah, karena belum saatnya mas panen, tapi bisa juga oleh faktor hujan setiap hari yang mengguyur daerah Brebes," singkatnya. Arya

BERITA TERKAIT

Sektor Pangan - Produksi dan Suplai Terbatas Bakal Memicu Kenaikan Harga Cabai

NERACA Jakarta – Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Rusli Abdullah mengatakan salah satu alasan kenaikan…

Disnakertrans Kota Sukabumi Gembleng Ratusan Pencaker

Disnakertrans Kota Sukabumi Gembleng Ratusan Pencaker NERACA Sukabumi - Sebanyak 100 orang pencari kerja (Pencaker) diberikan pelatihan keterampilan oleh Dinas…

Pemkot Sukabumi Harus Jamin LP2B

Pemkot Sukabumi Harus Jamin LP2B NERACA Sukabumi - Banyaknya proyek besar yang akan berdiri di Kota Sukabumi seperti halnya tol…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Tingkatkan Kualitas SDM, Inovasi Goyang Gayo Pemkab Gianyar menuju TOP 45 Sinovik 2019

Tingkatkan Kualitas SDM, Inovasi Goyang Gayo Pemkab Gianyar menuju TOP 45 Sinovik 2019 NERACA Gianyar, Bali - Mewujudkan sumber daya…

Rai Mantra Raih Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha Dari Presiden RI

Rai Mantra Raih Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha Dari Presiden RI  NERACA Jakarta - Keberhasilan Pemerintah Kota…

Pemerintah Akan Terapkan B30 untuk Kurangi Porsi Impor Bahan Bakar

Pemerintah Akan Terapkan B30 untuk Kurangi Porsi Impor Bahan Bakar  NERACA  Jakarta – Kepala Litbang Kementerian Energi dan Sumber Daya…