Ekonomi Terus Tumbuh, Easywell Targetkan Pasar Indonesia

NERACA

Jakarta - Dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Ekonomi Indonesia tahun 2018 mengalami pertumbuhan 5,17 persen, atau lebih tinggi jika dibandingkan capaian tahun 2017 sebesar 5,07 persen. Melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup positif tersebut, Easywell Water Systems Inc. berencana untuk melakukan penetrasi ke pasar Indonesia pada tahun 2019.

Sebagai manufaktur sistem pemurnian air asal Taiwan, rencana Easywell tersebut merupakan wujud nyata dari salah satu kebijakan pemerintahan Presiden Tsai Ing-wen bernama New Southbound Policy. Kebijakan yang digaungkan Taiwan sejak tahun 2016 ini mendukung terciptanya hubungan dagang antara industri Taiwan, dengan negara-negara dari kawasan ASEAN seperti Indonesia. “Produk kami adalah sistem RO (Reverse Osmosis), filter air, filter shower, cartridge dan aksesorisnya,” ujar Kim Hsu selaku Sales Representative Easywell Water Systems Inc, seperti dikutip dalam keterangannya, kemarin.

Dalam waktu dekat, Easywell akan memamerkan salah satu sistem RO compact mereka yang telah mendapatkan penghargaan Taiwan Excellence dari pemerintah Taiwan, yaitu ROC-189 dalam Taiwan Excellence Leisure Brand Fair and Zumba Fest 2019 di Mall Kota Kasablanka Jakarta. “Jika berminat, anda bisa melihat dan mencoba produk kami dalam pameran produk-produk inovatif Taiwan Excellence tersebut,” imbuhnya.

Easywell menggunakan 5 tahap pemurnian untuk sistem RO compact miliknya, dimana air akan mengalir melalui saringan pemurnian tahap pertama hingga tahap ketiga, lalu mengalir melalui membran RO. “Membran RO dapat secara efektif menyaring virus bakteri dan juga menghilangkan logam berat beracun dalam air. Inilah alasan mengapa air ini layak untuk dikonsumsi setelah melalui pemurnian dengan sistem RO compact kami,” imbuhnya.

Berbekal pengalaman selama 30 tahun di industry pemurnian air, Easywell tidak hanya memproduksi sistem & suku cadang, tapi juga mampu melakukan pengembangan menuju sistem pemurnian air yang baru. Pada tahun 2010, Easywell mulai melakukan pemasaran di beberapa negara dan mengekspor produk dengan merek dagang ALYA.

ALYA tidak hanya menyediakan sistem pemurnian air, tetapi juga layanan profesional. Sebagai konsultan sistem pemurnian air, ALYA akan memberikan informasi terperinci kepada konsumen dan membiarkan konsumen untuk memutuskan produk mana yang paling cocok bagi mereka. Untuk diketahui, Easywell menargetkan untuk terus mengembangkan merek ALYA, dimana sejauh ini mereka telah menghabiskan 300 ribu dolar AS untuk mendaftarkan merek dagang ALYA di 53 negara.

BERITA TERKAIT

20 Persen Ponsel di Indonesia Dibeli dari Black Market

20 Persen Ponsel di Indonesia Dibeli dari Black Market NERACA Jakarta - Sekitar 20 persen dari ponsel pintar yang beredar…

Lippo Cikarang Raih Properti Indonesia Award

Lippo Cikarang kembali membuktikan kepiawaiannya dalam hal membangun hunian yang diakui masyarakat terbukti dari proyek Cosmo Estate memperoleh penghargaan Properti…

Pertumbuhan Stagnan, Ekonomi Sulit Mapan

Oleh: Sarwani Mentok, kata yang pas untuk menjelaskan  pertumbuhan ekonomi tahun ini. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional  (Bappenas)  memprediksi  ekonomi akan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

ANRI Terima Arsip Statis Presiden Soeharto

    NERACA   Jakarta - Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menerima tambahan khazanah arsip statis tentang Presiden kedua Soeharto…

Kantar Rilis 10 Iklan Ramadan 2019 Terbaik

      NERACA   Jakarta - Perusahaan data, dan konsultasi berskala global, Kantar Indonesia menggelar penghargaan ‘Most Loved’ Indonesian…

PPK Kemayoran Ingin Jadikan Gedung Eks Bandara Kemayoran Jadi Cagar Budaya

    NERACA   Jakarta - Pusat Pengelolaan Kompleks (PPK) Kemayoran mengusulkan agar gedung eks Bandara Kemayoran dijadikan sebagai cagar…