KUR Diharapkan Optimalkan Potensi Perikanan Rakyat

NERACA

Demak - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diharapkan bisa mengoptimalkan potensi perikanan rakyat yang peluangnya masih sangat besar untuk menyumbangkan kesejahteraan bagi masyarakat. Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring dalam acara Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perikanan Rakyat di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (24/3/2019), mengatakan para nelayan dan pembudidaya ikan diharapkan memanfaatkan dana KUR agar sektor perikanan rakyat bisa semakin berkembang.

“Kami harapkan potensi perikanan yang ada di Indonesia bisa semakin berkembang dengan memanfaatkan dana KUR,” kata Meliadi. Apalagi selama ini, pihaknya melihat pengembangan sektor perikanan memerlukan investasi yang besar dan tidak sedikit. Ia mencontohkan, investasi kapal atau perahu untuk menangkap ikan misalnya membutuhkan modal yang besar.

Ia menilai dengan adanya program KUR maka masyarakat bisa berkelompok untuk mengakses program tersebut sehingga bisa berinvestasi untuk usaha perikanan yang dijalankan. Meliadi sekaligus menyarankan kombinasi program KUR dengan kredit Ultra Mikro atau UMi yang potensial memberdayakan usaha ibu-ibu skala rumah tangga. “Para istri nelayan juga bisa diberdayakan sehingga bisa bersama-sama produktif untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” katanya.

Acara sosialisasi KUR perikanan rakyat tersebut dihadiri oleh Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan digelar di Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak, Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Demak, Jawa Tengah. Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan KUR menjadi salah satu andalan pemerintah untuk memberdayakan masyarakat termasuk nelayan agar semakin meningkat usahanya.

“Suku bunga KUR juga sudah dipangkas dari semula dua digit tahun ini hanya sebesar 7 persen pertahun,” katanya. Ia berharap berbagai kemudahan yang ditawarkan dalam program KUR dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan nelayan sehingga sektor perikanan rakyat di Tanah Air semakin berkembang dan menyejahterakan.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, mencatat bahwa pada periode Januari-Februari 2019 telah mencapai Rp23,1 triliun atau sekitar 17 persen dari total target Rp139,01 triliun. "Jumlah ini diberikan kepada 841.000 debitur," kata

Iskandar menjelaskan, realisasi awal tahun yang baik ini merupakan salah satu dampak dari penurunan suku bunga KUR yang ditetapkan sebesar tujuh persen pada 2018. Secara keseluruhan, realisasi penyaluran KUR sejak diluncurkan pada Agustus 2015 hingga Februari 2019 telah mencapai Rp356,5 triliun dengan 14,7 juta debitur.

Dalam periode ini, rasio kredit bermasalah (NPL) juga tercatat rendah, yaitu pada kisaran 1,4 persen yang berarti pertumbuhan kredit berkualitas telah tercapai. KUR merupakan program pemerintah untuk mendukung pemberdayaan UMKM berupa pemberian kredit modal usaha dengan bunga bersubsidi tanpa agunan tambahan. Sejak 2017, program ini mulai difokuskan kepada sektor produktif yang bermanfaat untuk mendorong kegiatan ekonomi rakyat, seperti perikanan, perkebunan dan peternakan.

BERITA TERKAIT

DPRD Jabar Kaji Pembentukan BUMD Tangani Perumahan Rakyat

DPRD Jabar Kaji Pembentukan BUMD Tangani Perumahan Rakyat   NERACA Bandung - Ketua Pansus III DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Asep…

Ketua KPK - Momen HUT RI Jadi Introspeksi Sejahterakan Rakyat

Agus Rahardjo  Ketua KPK Momen HUT RI Jadi Introspeksi Sejahterakan Rakyat  Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo…

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun - Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar NERACA Depok - ‎DPRD…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Menkeu Ingin Porsi Asing di SBN Turun

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menginginkan basis investor domestik dalam kepemilikan Surat Berharga…

Tiga Bank Lokal Minta Izin Kerjasama dengan WeChat dan Alipay

  NERACA Jakarta -  Bank Indonesia (BI) menyebutkan setidaknya ada tiga bank domestik yang sudah mengajukan izin kerja sama dengan…

Bank Global Mulai Pangkas Jumlah Karyawan

  NERACA Jakarta – Berkembangnya era teknologi informasi turut memberikan perubahan di seluruh lini sektor, tak terkecuali di industri perbankan.…