Nasabah Siap Pidanakan Bakrie Life

NERACA

Jakarta—Bakrie Life tampaknya tak bisa tenang. Karena nasabah Bakrie Life mulai kehilangan kesabaran. Alasanya Bakrie Life terus mengumbar janji dan seolah berkelit dalam masalah pembayaran dana nasabah. "Kami sudah merasa kesal, Dirut Bakrie Life selalu menjawab menunggu pengarahan dari pemegang saham,” kata Koordinator aksi Freddy kusharyono di Jakarta, Senin (19/3)

Lebih jauh kata Freeddy, mestinya Bakrie Life bisa mengambil langkah cepat dan bukan sengaja mempersulit pembayaran dana nasabah. “Menurut saya itu tidak perlu terjadi mengingat banyak perusahaan yang dikelola Bakrie," ujarnya

Pada akhir 2012 rencananya dari pihak nasabah akan menempuh jalur pidana jika tuntutan mereka tidak terpenuhi. "Kita cari timing yang tepat, akhir 2012 akan masuk ke jalur pidana kalau tidak dipenuhi. Karena Kita telah memberikan tenggang waktu empat tahun," tuturnya.

Sejak 2008, dari 100% dana asuransi yang seharusnya diterima baru dibayarkan 15% dan sekitar Rp300 miliar belum dibayarkan ke nasabahnya. Malah, kata Freddy, pihaknya menilai Bakrie Life ada dugaan kesengajaan pihak Bakrie Life mengulur waktu. "Saya curiga mereka (Bakrie Life) hanya mengulur-ulur waktu aja," ungkapnya

Mengingat itikad Bakrie Life sangat kecil, para nasabah akan menuntut Bakrie Life dan menyeretnya ke tindak pidana. "Satu keanehan yang menjadi pertanyaan kami ketika Bakrie Life membuat Bakrie Investment, itukan pasti yang memberikan izin Bapepam, ini salah satu hal yang aneh, bukannya mereka membayarkan dulu kerugian kita," tegas dia.

Hal tersebut disebabakan, sejak 2011 akhir seharusnya penyelesaiannya sudah bisa ditangani, tetapi para nasabah tidak memperoleh jawaban yang pasti dari pihak Bappepem dan Bakrie Life. "Saya mengimbau Bapepam agar mediasi yg dilakukan itu harus proaktif jangan kami dipermainkan saja oleh Bakrie, harus ada kemajuan dalam perundingan ini, jangan lambat, Bakrie selalu membuang-buang waktu," ungkapnya. **cahyo

Related posts