ITMG Bagikan Dividen US$ 261,50 Juta

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memutuskan untuk membagikan dividen final senilai USS$261,50 juta atau setara 99,80% dari laba bersih periode 2018. Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan, pembagian dividen tersebut setara Rp 2.045 per saham.

Tercatat sepanjang tahun 2018, Indo Tambangraya Megah mengantongi pendapatan US$2 miliar pada 2018. Realisasi tersebut naik 18,83% dari US$1,68 miliar pada 2017. Sementara laba bersih tercatat US$261,95 juta atau tumbuh 3,70% dari US$252,60 juta pada 2017. Sebagai informasi, tahun ini perseroan memproyeksikan produksi batubara sebanyak 23,6 juta ton dengan target penjualan sebesar 26,5 juta ton sepanjang tahun 2019.

Analis Kresna Sekuritas, Robertus Yanuar Hardy pernah bilang, kinerja ITMG di tahun ini diproyeksikan akan kebal menghadapi koreksi harga batubara yang terjadi dalam empat tahun terakhir. Apalagi, saat ini perseroan menggenjot produksi batubara tinggi sehingga menjadi keyakinan performance ITMG tetap tumbuh positif. Saat ini ITMG mempunyai cadangan batubara berkalori tinggi sebesar 6.300 GAR hingga 7.000 GAR. Dengan kualitas batubara ITMG yang mayoritas memiliki kalori menengah (medium) dan tinggi, ITMG memiliki posisi yang strategis di pasar premium. “Kapasitas suplai batubara jenis menengah dan tinggi, masih stabil. Ditambah lagi, permintaan (demand) juga masih tinggi,” jelas Robertus.

Selain itu, Robertus juga menambahkan jika harga batubara kalori tinggi yang didagangkan di ICE Newcastle lebih stabil di kisaran US$ 90 – US$ 100 per metrik ton, dibandingkan dengan jenis batubara kalori rendah. “Jenis batubara kalori 4.200 Kcal/kg, saat ini jatuh ke kisaran US$ 31 per metrik ton – US$ 35 per metrik ton,” tambahnya.

BERITA TERKAIT

Imbangi Aliran Modal Asing - OJK Targetkan 5 Juta Investor Pasar Modal

NERACA Jakarta – Memperingati 42 tahun kembali diaktifkannya industri pasar modal, telah banyak pencapaian dan perubahan yang ditorehkan. Bahkan industri…

AKIBAT KENAIKAN IMPOR NONMIGAS - NPI Defisit US$63,5 Juta di Juli 2019

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, data neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada Juli 2019 terjadi defisit US$ 63,5 juta, yang merupakan…

AMG Bagikan Daging Kurban Ke Ratusan Warga Teluk Jambe

    NERACA   Karawang - Taman Pemakaman Muslim Al-Azhar Memorial Garden (AMG) membagikan daging kurban kepada ratusan warga Desa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Debat Calon Ketum HIPMI - Para Peserta Unjuk Kepiawan Memimpin

Menjelang munas Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) ke XVI tanggal 16 September 2019 mendatang, 4 Calon Ketua Umum (Caketum) HIPMI,…

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…