Penjualan Kirana Megatara Turun 16,07%

Di tahun 2018, PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) mencatatkan penjualan bersih Rp 10,16 triliun atau terkoreksi 16,07%, dibandingkan tahun sebelumnya sekitar Rp 12,1 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Beban pokok penjualanmembaik menjadi Rp9,46 triliun dari sebelumnya Rp10,75 triliun. Namun, beban penjualan naik dari Rp136,61 miliar menjadi Rp141,13 miliar.Di sisi laba,laba usaha tercatat anjlok 79,93% menjadi Rp169,62 miliar pada 2018, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp845,06 miliar.

Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga jatuh 99,62% menjadi Rp1,59 miliar pada 2018, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih sebesar Rp423,17 miliar.Di sisi lain, total aset perseroan per 31 Desember 2018 tercatat senilai Rp3,55 triliun, turun 0,24% dibandingkan dengan total aset per 31 Desember 2017 yang sebesar Rp3,56 triliun. Adapun total liabilitas dan ekuitas masing-masing senilai Rp2,09 triliun dan Rp1,46 triliun.

Belum lama ini, emiten pengolahan karet ini memperoleh dana segar sebesar Rp 282 miliar dari hasil rights issue untuk mengakuisisi pabrik. Angka ini masih lebih rendah dari target dana yang diincar sebesar Rp583 miliar.Corporate Secretary Kirana Megatara, Ferry Sidik pernah mengatakan, pelaksanaan rights issue tidak mencapai target karena salah satu pemegang saham utama, yakni PT Triputra Persada Megatara, tidak melaksanakan haknya. Selanjutnya, sisa HMETD yang tidak diambil akan hangus.

BERITA TERKAIT

Juli, Penjualan Semen Indonesia Naik 78,8%

NERACA Jakarta – Meskipun industri semen dalam negeri masih terjadi oversuplai, namun penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pada Juli…

Menkeu Ingin Porsi Asing di SBN Turun

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menginginkan basis investor domestik dalam kepemilikan Surat Berharga…

Kejar Pertumbuhan Penjualan 20% - Lorena Mengandalkan Bisnis Angkutan Udara

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan penjualan atau sales naik sebesar 15% - 20% sepanjang 2019,  PT Eka Sari Lorena Transport…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Debat Calon Ketum HIPMI - Para Peserta Unjuk Kepiawan Memimpin

Menjelang munas Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) ke XVI tanggal 16 September 2019 mendatang, 4 Calon Ketua Umum (Caketum) HIPMI,…

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…