DEAL Kantungi Kontrak Baru Rp 94 Miliar

Di kuartal pertama 2019, PT Dewata Freightinternational Tbk. (DEAL) melakukan perjanjian kerja sama dengan nilai kontrak maksimal Rp94 miliar atau setara dengan US$6,58 juta. Nilai tukar yang digunakan adalah Rp14.273 per dolar AS. “Perjanjian kerjasama persyaratan pembayaran sehubungan dengan PLTU Lontar 1x315 MW,”kata Direktur Utama Dewata Freightinternational, Bimada dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutan, perjanjian kerjasama yang dilakukan pada 20 Maret 2019 tersbut bersama dengan Sumitomo Corporation (SC) dan PT Satyamitra Surya Perkasa (SSP). Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi. Bimada menjelaskan, kontrak tersebut merupakan addendum dari perjanjian antara perseroan dan SSP pada 27 Oktober 2016. Ada tiga dampak transaksi tersebut bagi DEAL.

Pertama, meningkatkan pendapatan perseroan. Kedua, menjamin kepastian pembayaran. Ketiga, memperlancar proses custom clereance yang dilakukan DEAL. Sebagai informasi, perseroan dalam pengembangan bisnisnya melalui anak usahanya, PT Dewata Makmur Bersama tengah mempersiapkan ekspansi bisnis di bidang logistik energi.

PT Dewata Makmur Bersama saat ini bergerak pada kegiatan usaha EPC (Engineering, Procurement, dan Construction) tengah bersiap untuk merampungkan inisiasi kontrak untuk pengiriman batu bara di wilayah Pulau Kalimantan dengan nilai investasi Rp200 miliar yang diharapkan dapat direalisasikan pada kuartal II/2019.

Direktur Keuangan DEAL, Nurhasanah pernah bilang, guna memenuhi kontrak tersebut, perseroan telah mempersiapkan belanja modal atau capital expenditure sebesar Rp50 miliar sampai dengan Rp100 miliar untuk menambah armada sebanyak 40–60 unit dump truck.

BERITA TERKAIT

Perkenalkan Fortofolio Bisnis - Astra Tampil di 1st Pacific Expo Selandia Baru

NERACA Jakarta – Menunjukkan eksistensinya di dunia internasional, PT Astra Internasional Tbk (ASII) menjadi satu dari lebih dari 100 perusahaan…

Garap Proyek 35 Ribu MW - PLN Terbitkan Global Bond US$ 1,4 Miliar

NERACA Jakarta – Guna mendanai pengembangan dan operasional bisnis, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menerbitkan surat utang (global bond) pertama…

Emdeki Realisasikan Dana IPO Baru 30,05%

Per Juni 2019, PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) baru merealisasikan dana hasil penawaran umum saham perdana sebesar 30,05% dari dana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Acting in Concert Pemicu Jababeka Default

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai US$ 300 juta karena terjadinya perubahan pengendali sebagaimana…

Gandeng Perusahan Taiwan - Kalbe Farma Bidik Cuan di Bisnis Kecantikan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan, inovasi dan pengembangan bisnis menjadi strategi yang dilakukan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Menggandeng…

Volume Penjualan Semen SMCB Turun 3,30%

NERACA Jakarta – Melorotnya penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) di semester pertama tahun ini, juga dirasakan oleh anak…