Erha Luncurkan E-commerce Produk Kesehatan Kulit - Bidik Pasar Milenial

Boomingnya industri e-commerce di dalam negeri, dimanfaatkan Erha sebagai klinik kesehatan kulit untuk mendongkrak penjualan. Apalagi, saat ini belum banyak e-commerce yang menjual khusus perawatan tubuh dan kecantikan. Namun kini, terdapat e-commerce yang menyediakan produk perawatan dan kecantikan, yaituErhastore.co.id.

Kata Head Business of Erhastore, Afril Wibisono, salah satu latar belakang Erha membuatErhastore.co.iduntuk mengubah persepsi masyarakat bahwaERHAbukan hanya klinik saja, tetapi memiliki produk tanpa resep atau Over The Counter (OTC) kecantikan sendiri tanpa harus datang ke klinik.”Jadi orang enggak perlu ke klinik tapi bisa, nah kita mengubah persepsi itu. Jadi itu bisa diakses siapapun, masih banyak daerah yang belum ada kliniknya nah itu otomatis ya hopefully secara positif ini market yang kita bangun. Jadi walaupun kliniknya belum ada tapi dia bisa akses produk kita,"ujarnya di Jakarta, kemarin.

Meskipun terbilang baru karena diluncurkan pada Februari kemarin, perseroan menyakini akan diterima masyarakat. Afril menambahkan,Erhastore.co.idjuga bisa mengubah persepsi dari bahwa perawatan kecantikan di Erha itu mahal. Pasalnya banyak produk-produk perawatan kecantikan yang bisa didapat dengan harga terjangkau tanpa resep dokter dan bisa dilakukan sendiri di rumah.“Jadi ini juga menjangkau daerah yang belum memiliki klinik. Saat ini, kita banyak customer di luar Jawa, misalnya Sulawesi dan NTB," tutur dia.

Hadirnya Erhastore.co.id, lanjut Afril, membidik para kaum milineal. Terutama para wanita muda yang senang dengan merawat kecantikan. Apalagi, harga produknya tidak membuat kantong para wanita jadi kering. Dari 123 produk buatan erha dijajakan di Erhastore.co.idharga yang termurah yaitu murah sebesar Rp 25.000. Selain itu, terdapat juga produk paketan, sehingga kaum millenial tidak membeli secara satuan.“Kalau spesifik penanganan khusus itu memang lebih mahal. Tapi kalau anti aging, mencegah kerutan, kita sama aja dengan kompetitor lainnya. Maksudnya masih bisa kompetitif, ada yang dari harga Rp 25.000 dan facial wash Rp 60.000," ucap dia.

Namun tidak perlu takut produk diErhastore.co.id terdapat produk palsu. Afril menjamin, produk yang dijajakan diErhastore.co.idadalah produk asli yang diproduksi dari perusahan afiliasinya.Perseroan menargetkan pertumbuhan bisnis Erhastore.co.idsebesar 40%. Tercatat per Februari saja sudah terdapat 60.000 pengguna yang mengaksesErhastore.co.id. Dari jumlah sebanyak 1.500 pesanan yang sudah dibayarkan. Rata-rata nilai transaksinya pun sekitar Rp 267.000 per orang.

BERITA TERKAIT

Milenial Masif, Industri Kreatif Bisa Fenomenal

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) bertekad untuk terus menumbuhkan sektor industri…

Australia Diminta Buka Akses Pasar Hortikultura

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan pertemuan bilateral dengan Pemerintah Australia guna membahas isu-isu peternakan, hortikultura,…

BCA Life Luncurkan Portal Mylifeguard.id

Pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia, menjadi peluang bagi industri asuransi untuk meningkatkan penetrasi penyebaran produk melalui jalur digital. Apalagi,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Acting in Concert Pemicu Jababeka Default

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai US$ 300 juta karena terjadinya perubahan pengendali sebagaimana…

Gandeng Perusahan Taiwan - Kalbe Farma Bidik Cuan di Bisnis Kecantikan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan, inovasi dan pengembangan bisnis menjadi strategi yang dilakukan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Menggandeng…

Volume Penjualan Semen SMCB Turun 3,30%

NERACA Jakarta – Melorotnya penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) di semester pertama tahun ini, juga dirasakan oleh anak…