SP PLN Kukuhkan Ketum Baru

NERACA

Jakarta - Serikat Pekerja (SP) Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggelar Musyawar Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk memilih ketua umum yang baru. Munaslub yang dihadiri oleh 59 DPD SP PLN seluruh Indonesia, 269 DPC ini menetapkan Muhammad Abrar Ali sebagai Ketum SP PLN periode 2019-2023. Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Sekjen SP PLN Bintoro Suryo Sudibyo MM.

Usai pengukuhan Muhammad Abrar Ali menegaskan ada beberapa program SP PLN yang akan dilakukannya. Program jangka pendeknya adalah menyusun kepengurusan SP PLN. Pengurus yang akan ditetapkan merupakan elaborasi atau penggabungan dari 2 kepengurusan SP PLN yang terjadi selama ini. Sehingga kedepan kepengurusan SP PLN menjadi satu kesatuan yang utuh lagi. "Ke depan tidak ada lagi perbedaan-perbedaan. Itu merupakan bagian yang harus dihilangkan. Ke depan kita melangkah dalam satu kesatuan pengurusan SP PLN," jelasnya.

Sementara terkait hubungan dengan manajemen PLN, Abrar menuturkan, pada dasarnya serikat dalam industri adalah bagaimana membangun hubungan yang harmonis antara pekerja dengan manajemen. Sehingga dengan hubungan yang harmonis tersebut tercipta lingkungan kerja yang nyaman guna mewujudkan perusahaan yang baik. "Kita menjadi nyaman dalam bekerja," tegasnya.

Sedangkan terkait dualisme SP PLN, Abrar menuturkan, ke depan tidak ada lagi dualisme SP PLN. Karena berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan No 391/Pdt.G/2018/PN JKT.SEL tanggal 19 Februari 2019 maka tidak ada lagi dualisme kepengurusan SP PLN. Karena PN Jaksel sudah memutuskan untuk berdamai. "Dengan adanya penyatuan berdasarkan putusan pengadilan tidak ada lagi dualisme mulai dari tingkat DPP DPD sampai pusat," jelasnya.

Sekedar informasi, serikat pekerja PLN terpecah selama 10 tahun. Dengan adanya akta perdamaian yang ditandatangani pada 19 Februari 2019 antar keduabelah pihak maka SP PLN kini menjadi satu. Hal itu juga dikuatkan dengan keluarnya surat No.1301/-1.835.2 tanggal 11 Maret 2019 perihal tanggapan surat DPP SP PLN dari Sudinaker Jakarta Selatan mengenai tidak ada lagi dualism kepengurusan serikat pekerja di PT PLN (Persero),

BERITA TERKAIT

Mencoblos di Kebayoran Baru, Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo: Pemilu Damai & Partisipasi Meningkat

JAKARTA, Ketua umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo memuji pelaksanaan Pemilu 2019 yang berlangsung damai dan meraih animo dan partisipasi masyarakat…

Quick Count Jokowi-Amin Unggul, Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo: Jaga Persatuan, Ini Kemenangan Bersama

JAKARTA, Kemenangan Joko Widodo dan Maruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019 adalah kemenangan bersama. Seluruh rakyat Indonesia, harus tetap menjaga…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

APBN 2020 Fokus ke Penguatan SDM dan Perlindungan Sosial

  NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 akan lebih berfokus…

Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Perlu Lakukan Pembenahan Ekonomi

    NERACA Jakarta - Pemilihan umum serentak baru saja usai dan kini rakyat Indonesia sedang menunggu hasilnya karene penghitungan…

Tingkat Kemiskinan Ditargetkan Dibawah 9%

    NERACA   Jakarta - Pemerintah dalam hal ini Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menargetkan tingkat kemiskinan…