Bintraco Dharma Stock Split Saham 1:10

Jakarta - Tingkatkan likuiditas harga saham di pasar, PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) akan melakukan stock split atau pemecahan nilai nomimal saham dengan rasio 1:10. Maka untuk memenuhi rencana tersebut, perusahaan distributor kendaraan bermotor ini akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada tanggal 6 Mei 2019.

Sekretaris Perusahaan CARS, Benny Redjo Setyono dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyampaikan, jika memperoleh persetujuan dari pemegang saham, maka akan segera menyampaikan hasilnya kepada Menteri Hukum dan HAM paling lambat lima hari setelah RUPSLB.”Kami akan mengajukan permohonan awal jadwal dan permohonan pencatatan saham tambahan atas saham hasil pelaksanaan pemecahan nilai nomimal saham setelah stock split,” ujarnya.

Dijelaskan, dengan pecah saham 1:10 maka nilai nominal saham berubah dari Rp100 menjadi sepuluh saham dengan nilai nominal Rp10. Sedangkan jumlah saham ditempatkan dan di setor penuh menjadi 15 juta saham dari 1,5 juta saham. Mengenaijadwalnya, persetujuan pencatatan saham tambahan oleh BEI ditetapkan tanggal 29 Mei 2019, akhir perdagangan dengan nomimal lama di pasar reguler dan negosiasi tanggal 10 Juni 2019.

Kemudian awal Perdagangan dengan nilai nominal baru tanggal 11 Juni 2019. Sebagai informasi, pada dua bulan pertama 2019, penjualan mobil perseroan mengalami penurunan sebesar 10% dibandingkan tahun sebelumnya. Kata Direktur Utama Bintraco Dharma, Sebastianus H. Budi, penurunan jumlah penjualan mobil baru perseroan tidak terlapas dari kondisi pasar yang mengalami penurunan tren secara nasional.

Selain itu, dia menuturkan terdapat kendala pasokan pada merek Toyota dengan jenis Avanza dan Rush. Sementara itu, pada merek Daihatsu mengalami kendala produksi yang terjadi di Daihatsu Plant. Dirinya memproyeksikan, penurunan kemungkinan sampai Maret dan April produksi normal kembali.

BERITA TERKAIT

Gelar IPO, Bliss Properti Lepas 1,7 Miliar Saham

Satu lagi, perusahaan yang bakal mencatatkan saham perdananya di pasar modal adalah PT Bliss Properti Indonesia. Dalam prospektus yang diterbitkan…

Ketergantungan Investor Asing - OJK Dorong Generasi Milenial Investasi Saham

NERACA Mataram - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat mendorong generasi milenial untuk berinvestasi saham sebagai salah satu upaya…

Indofood Buyback 25,66% Saham IFAR

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan aset, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan mengambil alih seluruh saham publik dalam anak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…