Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp220 miliar. Selain itu, perseroan juga membukukan pendapatan usaha naik 3,5% senilai Rp1,28 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp1,24 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kemudian beban pokok pendapatan dan beban langsung perseroan turun 6,4% menjadi Rp599 miliar. Alhasil laba bruto perusahaan naik Rp84,9 miliar atau sebesar 14% dibandingkan dengan pencapaian pada 2018. Posisi kas dan setara kas perseroan juga tumbuh melesat menjadi Rp790 miliar. Per 31 Desember 2017, kas dan setara kas perseroan Rp425 miliar, berkurang Rp329 miliar dibandingkan posisi akhir 2016 Rp754 miliar.

Jumlah aset lancar perseroan pada akhir 2018 menjadi Rp989 miliar, naik Rp302 miliar dibandingkan akhir 2017 Rp687 miliar. Total aset perseroan kini Rp4,361 triliun, naik Rp613 miliar dibandingkan akhir 2017 Rp3,74 triliun. Tahun ini, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 15%. Untuk mendukung target tersebut, perusahaan menganggarkan capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,1 triliun.

Agung Praptono, Corporate Secretary PJAA pernah bilang, tahun ini perusahaan akan berfokus pada pengembangan kawasan rekreasi sebagai backbone usaha. Adapun dana tersebut kawasan rekreasi yang akan dikembangkan adalah Dunia Fantasi (Dufan), pantai, Atlants Water Adventure (AWA), dan Ocean Dream Samudra (ODS). "Diharapkan dengan begitu mampu mendorong kinerja perseroan di tahun politik dan pasar properti yang belum bergairah," ujarnya.

BERITA TERKAIT

Targetkan Kredit Tumbuh 14% - BJTM Dorong Pertumbuhan Kredit Korporasi

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan kredit 12-14%, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) akan mendorong pertumbuhan kredit korporasi.”Dengan…

Laba Bersih PGN Terkoreksi 69,87%

NERACA Jakarta – Ekspansifnya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN dalam memperluas jaringan pipa gas belum mampu memberikan…

Lulusan STP Didorong Aktif Dalam Pembangunan Akuakultur

NERACA Jakarta – Sarjana Kelautan dan Perikanan diharapkan mampu melihat potensi dan peluang serta siap menghadapi tantangan pembangunan sektor kelautan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Debat Calon Ketum HIPMI - Para Peserta Unjuk Kepiawan Memimpin

Menjelang munas Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) ke XVI tanggal 16 September 2019 mendatang, 4 Calon Ketua Umum (Caketum) HIPMI,…

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…