GIAA Beri Pinjaman Aero Wisata Rp 13,94 Miliar

Danai pengembangan bisnis anak usaha, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengucurkan pinjaman kepada anak usahanya yakni PT Aero Wisata yang akan digunakan untuk investasi pembangunan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Garuda Indonesia memberikan pinjaman sebesar Rp13,94 miliar melalui perjanjian kredit kepada Aero Wisata. Adapun, dana yang diberikan tersebut adalah dana yang didapat perseroan dalam penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) saham yang dilakukan pada 2011. Pada 2011, GIAA mendapatkan dana sebesar Rp2,82 triliun saat melaksanakan IPO. Dalam prospektus perseroan, 20% dana dari hasil IPO akan digunakan untuk membiayai belanja modal perseroan maupun anak perusahaan perseroan.

Dengan kata lain, perseroan menggunakan Rp564,6 miliar untuk membiayai belanja modal perseroan maupun anak perusahaan perseroan. Dengan diberikannya pinjaman tersebut, realisasi dana IPO perseroan telah mencapai 100%. Dalam keterangannya, pinjaman yang diberikan pada 18 Maret 2018 tersebut akan digunakan Aero Wisata untuk investasi pembangunan ballroom penambahan kamar Kila Senggigi Hotel di Lombok.

Adapun, jenis transaksi yang dilakukan perseroan tersebut adalah transaksi afilisasi yang tidak memilliki benturan kepentingan transaksi tertentu.

BERITA TERKAIT

Performance Kinerja Melorot - Mandom Royal Bagi Dividen Rp 84,45 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp…

SSIA Serap MNC Horizon Internusa Rp 29 Miliar

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menyerap penerbitan surat utang atau Mandatory Convertible Note (MCN)…

Rencanakan Buyback Saham - CIMB Niaga Siapkan Dana Rp 25 Miliar

NERACA Jakarta – Agenda rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), selain memutuskan pembagian dividen…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Bersih Siantar Top Naik 17,95%

NERACA Jakarta – Di tahun 2018 kemarin, PT Siantar Top Tbk (STTP) berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 17,95% secara…

LMPI Targetkan Penjualan Rp 523,89 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp 46,39…

Bumi Teknokultura Raup Untung Rp 76 Miliar

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) membukukan laba bersih Rp76 miliar pada 2018, setelah membukukan rugi bersih sebesar Rp31,48 miliar…