Bank Mandiri Syariah Platform Digital Pelunasan BPIH

NERACA

Jakarta - PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) telah menyiapkan platform digital channel dalam rangka pelunasan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) tahun 2019. Pemerintah sendiri telah menetapkan pelunasan BPIH tahap pertama dimulai 19 Maret sampai dengan 15 April 2019 dan tahap kedua pada 30 April hingga 10 Mei 2019 dengan BPIH sebesar Rp 35,23 juta.

SEVP Mandiri Syariah Anton Sukarna mengatakan untuk kenyamanan dan kemudahan nasabah jamaah haji, Mandiri Syariah telah menyediakan platform pembayaran melalui Mandiri Syariah Mobile Banking dan Mandiri Syariah Netbanking. “Platform tersebut akan memudahkan nasabah melakukan pelunasan disamping layanan pelunasan melalui kantor cabang yang sudah ada sebelumnya," ujarnya dalam rilisnya, Selasa (19/3).

Menurutnya, dengan fasilitas e-channel, nasabah lebih mudah, nyaman dan fleksibel karena tidak perlu datang ke kantor cabang dan mengantri di teller untuk melakukan pelunasan. “Selanjutnya, dalam waktu tiga hari setelah pelunasan, nasabah harus menyerahkan bukti pelunasan ke Kementerian Agama (Kemenag) dengan membawa persyaratan yang diperlukan," jelas Anton.

Persyaratan yang harus dibawa nasabah ke Kantor Kemenag diantaranya resi pelunasan bank dan 10 lembar pas foto 4×6 background putih, 80 % wajah. Total jamaah haji yang terdaftar melalui Mandiri Syariah dan berhak lunas untuk berangkat tahun ini sekitar 79 ribu. Jumlah tersebut sekitar 31% dari total jamaah haji Indonesia tahun 2019 yang berjumlah 220 ribu. Dari sekitar 79 ribu yang berhak lunas tahun ini, Manajemen memperkirakan pelunasan melalui e-channel akan mencapai sekitar 13%.

Sementara itu, Corporate Secretary Mandiri Syariah, Ahmad Reza menambahkan, fasilitas e-channel juga akan memudahkan nasabah yang tinggal di daerah yang letaknya jauh dari outlet Mandiri Syariah. Selain melalui fasilitas e-channel, nasabah yang berada di luar jangkauan kantor cabang juga bisa melakukan pelunasan di Layanan Syariah Bank di outlet Bank Mandiri.

Guna mengakomodir kebutuhan sehari-hari jamaah haji selama di tanah Suci, Mandiri Syariah menyiapkan layanan penukaran Saudi Arabian Riyal (SAR) dengan paket nilai SAR beragam di seluruh kantor Cabang. Per Desember 2018, rekening Tabungan Mabrur Mandiri Syariah mencapai 1,8 juta. Sekitar 72% atau 1,3 juta dari nasabah tersebut sudah terdaftar dalam Siskohat Kementerian Agama.

BERITA TERKAIT

Bangun Karakter di Keuangan Syariah

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi SyariahMeski sudah berjalan selama dua dekade lebih keberadaan dari praktik lembaga keuangan syariah (LKS),…

BCA Pastikan Akuisisi Bank Royal

    NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk memastikan telah memulai proses akuisisi seluruh saham PT. Bank…

Digital Ekonomi di Bawah Jokowi

  Oleh: Nailul Huda Peneliti INDEF Usai sudah kita menggelar pesta demokrasi terbesar di dunia pada 17 April lalu. Pemilu…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Penyaluran Kredit BTN Tumbuh 19,57%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan kinerja positif pada penyaluran kredit miliknya.…

BTPN Syariah Catatkan Pertumbuhan Pembiayaan 20%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN Syariah) mencatatkan kinerja dan pertumbuhan yang positif…

Lelang SUN Serap Rp23,4 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp23,4 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN) untuk…