Laba Bersih Panin Sekuritas Anjlok 52,31%

NERACA

Jakarta – Masih positifnya pertumbuhan industri pasar modal di tahun 2018, belum memberikan memberikan dampak terhadap performance kinerja keuangan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS). Pasalnya, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp84,5 miliar atau turun 52,31% dibanding periode yang sama tahun 2017yang mencatat laba bersih sebesar Rp177,2 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Selain itu, perseroan juga membukukan pendapatan sebesar Rp374,9 miliar atau turun16,48% dibandingkan akhir Desember 2017 yang tercatat sebesar Rp448,95 miliar. Adapun beban pokok pendapatan mengalami penyusutan 1,35% dari Rp222,4 miliar menjadi Rp219,56 miliar. Sedangkan kewajiban perseroan tercatat sebesarRp965,5 miliar atau turun 27,71% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp1,335 triliun.

Sementara ekuitas perseroan tercatatsebesarRp1,296 triliun atau naik tipis dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp1,295 triliun. Selain itu, aset perseroan tercatat sebesarRp2,262 triliun atau turun 13,99% dibandingakhirtahun 2017 yang tercatat sebesarRp2,630 triliun. Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan rata-rata transaksi harian (trading) tumbuh sekitar 20%, dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Target tersebut, diyakini bisa tercapai seiring dengan adanya peningkatan transaksi dan juga dampak dari percepatan siklus penyelesaian bursa (T+2) dan berkurangnya laju kenaikan suku bunga dari Bank Sentral AS (Federal Reserve). Hal ini sangat beralasan, karena pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sendiri membuka kemungkinan untuk merevisi target rata-rata nilai transaksi harian di pasar saham tahun ini menjadi lebih dari target awal Rp9 triliun per hari, mengingat di awal tahun ini rata-rata nilai transaksi harian sudah mencapai Rp10,43 triliun.

BERITA TERKAIT

Geliatkan Transaksi Pasar ETF - BEI Berikan Insentif Hapus Biaya Transaksi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan pasar exchange traded fund (ETF), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berbenah melakukan pembangunan infrastruktur,…

Pertebal Likuiditas - Adhi Karya Rencanakan Rights Issue dan PMN

NERACA Jakarta – Geliatnya pembangunan infrastruktur yang tengah di bangun pemerintah memacu PT Adhi Karya (Perseo) Tbk (ADHI) untuk mengembangkan…

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Pendapatan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) sepanjang tahun 2019 kemarin tumbuh 3,7% menjadi Rp10,8 triliun,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tawarkan Bunga 12% - Sky Energy Indonesia Rilis MTN Rp 300 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendukung ekspansi bisnisnya, PT SKY Energy Indonesia Tbk (JSKY) tengah mencari pendanaan sebesar Rp300…

Catatkan Kinerja Keuangan Anjlok - Bisnis Batubara IMTG Cetak Raport Merah

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan raport merah untuk kinerja keuangan. Pasalnya,…

Buntut Harga Saham Jatuh - Totalindo Kaji Kembali Rencana Rights Issue

NERACA Jakarta –Nyungsepnya harga saham PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) hingga di posisi level terendah Rp 50 per lembar…