Kali Kedua Saham Onix Capital Disuspensi BEI

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan perdagangan saham PT Onix Capital Tbk (OCAP) akibat lonjakan harga. Ini adalah suspensi kedua saham OCAP setelah cooling down pada pekan lalu. Lidia M. Panjaitan, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan, sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Onix Capital Tbk (OCAP), BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham OCAP di pasar reguler dan pasar tunai sejak perdagangan tanggal 19 Maret 2019 sampai dengan pengumuman bursa lebih lanjut.

Sebelumnya, BEI menyetop perdagangan saham OCAP selama sehari pada 14 Maret untuk cooling down setelah saham perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi bisnis, manajemen dan administrasi ini melonjak. Pada perdagangan Senin (18/3) kemarin, harga saham OCAP masih menguat 18,31% ke Rp 2.100 per saham. Ini adalah harga tertinggi OCAP sejak IPO pada November 2003.

Harga saham OCAP terus menguat setelah menyentuh level terendah pada 15 Februari lalu pada level Rp 54 per saham. Artinya, dalam sebulan ini, harga saham OCAP melonjak 3.789%. Onix Capital merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa seperti jasa konsultasi bidang bisnis, manajemen dan administrasi. Emiten tersebut, mulai melantai di BEI pada 10 November 2003 dengan harga IPO Rp 200 per saham, di mana saham mayoritas dimiliki UOB Kay Hian (Hong Kong) sebanyak 45%, sedangkan saham yang dimiliki publik memiliki porsi hanya 12%.

BERITA TERKAIT

BEI Kembali Jangkau Masyarakat Sulteng

Dalam rangka menjangkau masyarakat lebih luas lagi, terutama yang terdampak bencana alam gempa bumi pada 29 September 2018 yang lalu,…

Fokus Kembangkan Layanan - Traveloka Bantah BEI Soal Rencana IPO

NERACA Jakarta – Kabar rencana Traveloka bakal go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) direspon positif pelaku pasar. Apalagi, saat…

Saham Mahaka Media Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta – Di balik melorotnya performance kinerja keuangan PT Mahaka Media Tbk (ABBA) di tahun 2018, justru kinerja harga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Realisasi Kontrak Baru ADHI Capai 8,57%

NERACA Jakarta – Per Maret 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) merealisasikan kontrak baru senilai Rp3 triliun atau 8,57%…

Laba Bersih Sari Roti Tumbuh 123,23%

Di kuartal pertama tahun ini, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 64,85 miliar atau…

Multi Bintang Bagi Dividen Rp 1,23 Triliun

NERACA Jakarta – Meski perolehan laba sepanjang tahun 2018 kemarin tertekan, emiten minuman beralkohol PT Multi Bintang Indonesia Tbk tetap…