MAPA Bukukan Laba Bersih Rp 353,41 Miliar - Agresif Membuka Gerai Baru

NERACA

Jakarta – Di tahun 2018, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)mencetak laba bersih Rp 353,41 miliar atau naik 20,44% dari laba bersih 2017 sebesar Rp 292,59 miliar. Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan, pertumbuhan laba bersih ditopang pendapatan yang juganaik 23,03% menjadi Rp 6,25 triliun dari pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp 5,08 triliun.

Pendapatan terbesar dari eceran yakniRp 5,41 trilliun dari tahun sebelumnya Rp 4,26 triliun, sementara sisanya dari pendapatan non-eceran. Kendati demikian, beban pokok penjualan MAPA juga naik menjadi Rp 3,42 triliun.Khusus beban keuangan, membengkak menjadi Rp 313,21 miliar dari sebelumnya tahun 2017 yang hanya Rp 109 miliar.

Sementara beban keuangan ini ternyata dari ekses dari kerugian penghapusan obligasi awal sebesar Rp 244,36 miliar. Sebelumnya MAPAmenerbitkan obligasi tanpa bunga dan tanpajaminan kebendaan tertentu dengan nilai nominal Rp 1,5 triliun kepada AsiaSportswear Holdings Pte Ltd. Obligasi ini dijamin olehMAPIsebagai induk usahanya.

Per akhir Desember 2018, saham MAP Aktif dipegang mayoritas 83,49% olehMAPI.Adapun sisanya yakni milik Montage Company Ltd 14,85%, Virendra Prakash Sharma (komisaris utama) 0,39%, Susiana Latif (komisaris) 0,20%, Michael David Capper (dirut) 0,36%, Miguel Rodrigo (direktur) 0,03%, dan investor publik 0,66%.

MAP Aktif kinimemiliki lebih dari 850 toko olahraga dan anak-anak di seluruh Indonesia termasuk Planet Sports, Sports Station, Kidz Station, Golf House, Planet Sports, Planet Kids, dan Planet Sports for women. Tahun ini, guna mengejar pertumbuhan penjualan perseroan ekspansi gerai secara masif. Perusahaan ritel ini tak hanya ekspansi untuk multibrand store seperti Sport Station dan Planet Sports tetapi juga brand store.

Fetty Kwartati, Head of Corporate Communications MAPI pernah bilang, pihaknya akan terus ekspansi untuk divisi aktif tahun ini. Sampai dengan pertengahan tahun kemarin, MAPA sudah mengoperasikan 50 brand dengan total gerai mencapai 963 gerai di seluruh Indonesia. “Tahun ini tambahan gerai baru divisi active termasuk sport, kids, leisure tahun ini sekitar 100 gerai hingga 110 gerai," ujarnya.

Menurut Ratih D. Gianda, Corporate Secretary MAPA, kinerja yang kuat dari merek-merek eksklusif melalui gerai multi-brand dan gerai mono-brand meningkatkan pendapatan bersih. Disampaikannya, perseroan berkomitmen untuk memberikan gaya hidup yang lebih sehat untuk seluruh masyarakat Indonesia. Per September 2018, daerah yang berkontribusi terhadap pendapatan MAPA terbesar adalah Pulau Jawa, dengan nilai Rp3,39 triliun, atau 75% dari total pendapatan. Lalu sisanya disusul oleh Pulau Sumatra, Bali, Sulawesi, Kalimantan dan lain-lain masing-masing senilai Rp459,87 miliar, Rp207,12 miliar, Rp188,61 miliar, Rp136,87 miliar dan Rp125,69 miliar.

BERITA TERKAIT

Jabar Siapkan Rp7 Miliar untuk Alkes RSU Malangbong

Jabar Siapkan Rp7 Miliar untuk Alkes RSU Malangbong   NERACA Garut - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah menyiapkan dana bantuan…

Eastparc Hotel Bukukan Untung Rp 2,3 Miliar

NERACA Jakarta- Emiten perhotelan, PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 28,48 miliar atau tumbuh 23,36% dibandingkan…

Laba Bersih MNC Bank Anjlok 94,73%

NERACA Jakarta – Semester pertama 2019, PT Bank MNC Internasional  Tbk (BABP) mencatatkan laba bersih berjalan sebesar Rp5,28 miliar  atau turun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Juli, Penjualan Semen Indonesia Naik 78,8%

NERACA Jakarta – Meskipun industri semen dalam negeri masih terjadi oversuplai, namun penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pada Juli…

Lagi, Bank Mandiri Kurangi Porsi Saham di MAGI

NERACA Jakarta – Kurangi porsi saham di PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bakal…

Lindungi Invetor Ritel - OJK Perketat Keterbukaan Informasi Emiten

NERACA Jakarta – Menciptakan industri pasar modal sebagai sarana investasi yang aman dan melindungi investor, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan…