LG Pastikan Bawa TV AI Ke Indonesia

NERACA

Jakarta - Pameran tahunan yang khusus dibuat LG Electronics (LG) untuk memperkenalkan produk elektronik dengan inovasi terkininya, InnoFest 2019, LG resmi mengumumkan rangkaian TV LG kelas premium yang bakal ditujukan bagi pasar Asia. Tentang kebaruan teknologi, keberadaan prosesor terbaru dan pengembangan Artificial Intelligence (AI) menjadi dua hal besar yang menjadi pokok inovasi TV LG bagi pasar Asia di tahun ini.

Dalam kegiatan sepanjang 11 – 14 Maret yang bertempat di Sydney, Australia tersebut pun LG mengungkap dua kebaruan pada kategori TV. Bersanding dengan memperlebar portofolio TV OLED, LG juga memperkenalkan kategori TV UHD premiumnya dengan nama NanoCell TV. Yang tak kalah menarik, pada tahun ini pula, LG memastikan akan membawa TV OLED dengan resolusi 8K pertama di dunia untuk pasar Asia.

Merespon pengumuman ini, LG Indonesia menyatakan kepastian untuk membawa serta jajaran TV LG dengan prosesor terbaru dan pengembangan Artificial Intelligence (AI) ini ke Indonesia. “Disamping sebagai pasar strategis, Indonesia menjadi bagian negara di Asia yang memiliki kecepatan tinggi dalam mengadopsi teknologi terbaru,” ujar Julius, TV Product Marketing LG Electronics Indonesia, seperti dikutip dalam keterangannya, kemarin. “Tawaran pengalaman menonton TV lebih baik melalui pengembangan visual dan audio yang ditunjang interaksi pengguna dan TV yang lebih baik melalui pemanfaatan AI akan menjadi hal pembeda menarik yang menunjang penguatan kepemimpinan kami pada pasar TV di Indonesia,” ujarnya lagi.

Bicara mengenai prosesor TV terbarunya, LG memberi nama α (Alpha) Gen 2. Letak kepintaran prosesor generasi kedua LG ini ada pada algoritma terbarunya yang memiliki kemampuan belajar (deep learning). Berbekal database besar terkait berbagai informasi visual, prosesor Alpha Gen 2 mampu mengenali berbagai kualitas konten asal untuk kemudian bekerja dengan pilihan metode terbaik dalam mengoptimalkan tayangan pada layar.

Tak hanya itu, prosesor pintar TV LG ini pun dibekali kemampuan untuk memahami kenyamanan mata manusia dalam melihat tayangan TV dalam berbagai kondisi pencahayaan. Dengan sensor yang ditanam dalam TV, prosesor ini dapat mengenali dan mengukur tingkat pencahayaan sekitar untuk kemudian mengoptimalkan kecerahan layar yang memastikan kenyamanan penggunanya.

Khusus dalam menangani konten HDR, melalui peningkatan kemampuan AI, prosesor ini pun dibuat dengan kemampuan mengoptimalkan tingkat kecerahan yang berbeda menyesuaikan dengan pengaturan pencahayaan. Kemampuan ini membuat seluruh gambar HDR tertayang baik tanpa mengorbankan kedalaman warna atau pun membuat warna tertampil tak natural. Disamping itu, LG masih tetap membawa serta teknologi Dolby Vision dalam jajaran TV premium terbarunya nanti.

Dari sisi audio pun, prosesor Alpha Gen 2 LG ini dibekali kemampuan untuk meningkatkan kepuasan penggunanya. Terapan algoritma terbaru membuat audio TV yang sejatinya memiliki dua kanal stereo dapat ditingkatkan dengan membawa nuansa sistem audio 5.1 surround sound. Prosesor pintar ini pun memiliki kemampuan untuk memproses bunyi berdasarkan jenis konten. Hal yang membuat TV terbaru LG yang dipastikan hadir di Indonesia nantinya dapat menikmati berbagai bunyi dalam film dan tayangan TV dengan lebih baik serta suara vocal penyanyi lebih jelas dalam sebuah tayangan musik.

TV LG pun akan dengan pintar menyesuaikan tingkatan keluaran audio optimal menyesuaikan penempatannya. Selain itu, LG juga memastikan tetap mempertahankan penggunaan teknologi Dolby Atmos untuk memperkuat audio TV terbarunya ini dalam memberikan keluaran audio yang lebih realistis. Tak hanya itu, kepintaran lebih baik pun diberikan melalui kemampuan TV mengenali perintah suara. Yang menjadikannya menarik, dengan peningkatan kepintaran, TV mampu mengenali dan menjalankan perintah suara yang lebih dalam bentuk percakapan sehingga membuat interaksi lebih natural dengan penggunanya.

Lebih lanjut bicara mengenai ketersediaan dan seri TV dengan kemampuan AI ini di Indonesia, LG belum memberikan detail kepastian waktunya. Namun demikian, Julis menyatakan, OLED TV dan NanoCell TV terbaru di Indonesia ini akan hadir pada semester pertama tahun ini. “Tak sampai tengah tahun ini, publik Indonesia akan dapat merasakan sensasi menonton TV lebih baik melalui kepintaran prosesor dan pengembangan AI LG,” ujar Julius lagi.

BERITA TERKAIT

KERJASMA BNI - VAMOS INDONESIA

Menteri BUMN RI Rini M Soemarno (tengah), Direktur Utama BNI Achmad Baiquni (kedua kanan) dan Founder Yayasan Vamos Indonesia Fanny…

Payoneer Dukung UMKM di Indonesia dan Dunia

Hadirnya financial technology (fintech) memberikan banyak peluang bagi bisnis untuk berkembang secara global karena adanya kemudahan, seperti transaksi lintas negara…

Indonesia Eximbank Kerjasama Pembiayaan Ekspor ke Afrika

      NERACA   Jakarta - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Defisit BPJS Kesehatan Tahun Ini Diprediksi Meningkat

      NERACA   Jakarta – Defisit BPJS Kesehatan pada tahun ini diprediksi semakin meningkat. Hal itu seperti dikatakan…

Meccaya Pharmaceutical Genjot Kapasitas Produksi hingga 150%

    NERACA   Jakarta – PT Meccaya Pharmaceutical ingin menambah kapasitas produksi terutama dengan penambahan mesin-mesin yang modern dan…

Mengedepankan GCG, PT PII Raih Penghargaan Top GRC 2019

  NERACA Jakarta - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PII dinobatkan sebagai salah satu pemenang penghargaan TOP Governance, Risk…