Wakil Ketua MPR - Berhenti Korupsi untuk Selamatkan Bangsa Indonesia

Mahyudin

Wakil Ketua MPR

Berhenti Korupsi untuk Selamatkan Bangsa Indonesia

Jakarta - Wakil Ketua MPR Mahyudin mengajak semua pihak berhenti korupsi untuk menyelamatkan bangsa Indonesia.

"Berhenti korupsi merupakan salah satu cara menyelamatkan bangsa," kata Wakil Ketua MPR Mahyudi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (18/3).

Menurut Mahyudin banyaknya wakil rakyat, kepala daerah, dan Ketua Partai Politik (parpol) ditangkap oleh KPK merupakan akibat politik berbiaya tinggi. Meski demikian ditegaskan, biaya politik yang tinggi tidak bisa dijadikan alasan pembenar untuk melakukan tindakan melanggar hukum. Pernyataan tersebut disampaikan Mahyudin saat melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di Samarinda, Kalimantan Timur, 17 Maret 2019,

Mahyudin menegaskan seharusnya tokoh-tokoh Parpol dan wakil rakyat menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat."Saya prihatin bila ada wakil rakyat, kepala daerah, dan Ketua Parpol kena OTT. Saya berharap tak ada lagi kejadian OTT", ucap dia.

Pria asal Kalimantan itu menegaskan agar politikus dan pejabat menghentikan praktik-praktik korupsi. Berpolitik dengan biaya murah menurut Mahyudin bisa dilakukan. Cara itu bisa ditempuh dengan pemilihan anggota legislatif dengan sistem proporsional tertutup. Cara ini pemilih mencoblos Parpol sehingga caleg yang ada tidak berkompetisi habis-habisan. Diakui konsekuensi dari model ini adalah Parpol yang menanggung biaya kampanye.

Untuk menghindari politik berbiaya tinggi, Mahyudin menyarankan negara seharusnya mengeluarkan biaya pembinaan kepada Parpol."Termasuk membiayai saksi-saksi saat Pemilu," tutur alumni Universitas Lambung Mangkurat itu.

Bila negara ikut membiayai kampanye maka akan melahirkan politik biaya murah. Mahyudin mencontohkan di Australia ada dana pembinaan bagi Parpol di mana satu suara dihargai 2 dolar Australian."Di Indonesia baru Rp150," ungkap dia.

Bila ada Parpol mendapat 1.000.000 suara, ia baru mendapat Rp150 juta. Ant

BERITA TERKAIT

Wakil Ketua MPR RI - Demokrasi Ikhtiar Wujudkan Cita-cita Bangsa

Mahyudin Wakil Ketua MPR RI Demokrasi Ikhtiar Wujudkan Cita-cita Bangsa Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Mahyudin mengatakan demokrasi merupakan…

Setujui Restrukturisasi Utang - Bank Mandiri Siap Selamatkan Kratau Steel

NERACA Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) siap melakukan restrukturisasi atas utang PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). Hal…

FMM Bangsa Indonesia Ingin Pemilu 2019 Bebas dari Kecurangan

FMM Bangsa Indonesia Ingin Pemilu 2019 Bebas dari Kecurangan NERACA Jakarta - Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Forum Musyawarah Majelis…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Bawaslu Temukan 25 Kasus Politik Uang Selama Masa Tenang

Bawaslu Temukan 25 Kasus Politik Uang Selama Masa Tenang NERACA Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menemukan 25 kasus…

KPK Konfirmasi Eni Saragih Terkait Penerimaan Uang

KPK Konfirmasi Eni Saragih Terkait Penerimaan Uang NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi mantan Wakil Ketua Komisi VII…

KPK Dorong LSM Kawal "Open Government Partnership" di Jember

KPK Dorong LSM Kawal "Open Government Partnership" di Jember NERACA Jember - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong lembaga swadaya masyarakat…