DPD LPM Kota Sukabumi Kecewa Dengan Kegiatan Musrenbang

DPD LPM Kota Sukabumi Kecewa Dengan Kegiatan Musrenbang

NERACA

Sukabumi - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Sukabumi merasa tidak dihargai oleh pemerintah daerah setempat terutama instansi terkait. Pasalnya, dalam pelaksanaan Musyawarah Rencana pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Sukabumi tahun 2020 yang digelar di Gedung Juang45 Kota Sukabumi, Rabu (14/3) lalu, DPD LPM Kota Sukabumi tidak diikutsertakan dalam pembubuhan tanda tangan naskah RKPD.

Padahal, seperti tahun-tahun sebelumnya LPM selalu dilibatkan dalam penandatangan Musrenbang RKPD itu."Kami tidak tahu ada masalah apa. yang jelas kami tidak dianggap dan merasa dilecehkan," ujar ketua DPD LPM Kota Sukabumi Charly Dahlan yang didampingi sekretarisnya Amir Mahmud beserta beberapa pengurus lainya di sekretariat DPD LPM Kota Sukabumi, Jumat (15/3).

Kemudian Charly juga mengatakan, kejadian ini tentunya sangat menampar lembaga yang dipimpinya, sebab kehadiran para LPM diacara tersebut seolah-olah tidak dianggap."Sudah jelas dong tidak menghargai kami dengan tidak dilibatkanya penandatanganan naskah tersebut. Sementara kami semua di undang secara resmi dan semua LPM juga hadir kok," tandasnya.

Keikutsertaan LPM ikut menandatangani RKPD, sudah menjadi lazim dari dulu. Sebab, LPM merupakan organisasi atau wadah sebagai mitra pemerintah, kelurahan dengan tujuan untuk meningkatkan prakarsa dan swadaya masyarakat dalam menjalankan program pembangunan secara partisipatif.

Meskipun dengan adanya kejadian ini, Charly mengatakan, hubungan DPD LPM Kota Sukabumi dengan Pemerintah tetap mesra dan sinergitas tetap dijaga."Lembaga kita tetap sinergitas, meskipun ada kesan kami tidak diakui," tegas Cahrly.

Sementara itu Kepala Badan Penyelenggara Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi Rudi Djuansyah, mengatakan, adanya kejadian itu merupakan kesalahan teknis, dan tidak ada unsur politis. Bahkan kata Rudi, pihaknya siap memperbaiki, sebab hubungan instansi yang dipimpinya dengan LPM sangat baik."Hanya kesalahan teknis, dan kami siap memperbaikinya," singkat Rudi. Arya

BERITA TERKAIT

RAKER BANGGAR DENGAN MENTERI KEUANGAN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen, Senayan,…

Tiga Bank Lokal Minta Izin Kerjasama dengan WeChat dan Alipay

  NERACA Jakarta -  Bank Indonesia (BI) menyebutkan setidaknya ada tiga bank domestik yang sudah mengajukan izin kerja sama dengan…

Semester Pertama, Pajak Daerah Kota Sukabumi Sudah Mencapai 65,67 Persen

Semester Pertama, Pajak Daerah Kota Sukabumi Sudah Mencapai 65,67 Persen   NERACA Sukabumi - Realisasi pendapatan pajak daerah yang dikelola oleh…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

ExRaya Jadi Bursa Kripto Pertama Indonesia yang Memproduksi Koinnya Sendiri

ExRaya Jadi Bursa Kripto Pertama Indonesia yang Memproduksi Koinnya Sendiri NERACA Jakarta - Ditujukan ke Asia Tenggara, yang mana minat…

Ini 5 Alasan Harus Pilih HPB Untuk Portfoliomu

Ini 5 Alasan Harus Pilih HPB Untuk Portfoliomu  NERACA Jakarta - Belakangan ini, di forum-forum diskusi blockchain sedang ramai-ramainya membahas…

Said Abdullah: Currency War Menekan Mata Uang Rupiah

Said Abdullah: Currency War Menekan Mata Uang Rupiah   NERACA Jakarta - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah memperkirakan…