Gerbang Ekspor Kopi Sumsel Diarahkan Melalui Pelabuhan TAA

Gerbang Ekspor Kopi Sumsel Diarahkan Melalui Pelabuhan TAA

NERACA

Palembang - Gerbang ekspor komoditas kopi Sumatera Selatan (Sumsel) diarahkan pemerintah provinsi setempat melalui Pelabuhan Laut Tanjung Api-Api (TAA), Banyuasin, karena jalur distribusi barang akan lebih mudah ke negara tujuan dibandingkan melalui Pelabuhan Boom Baru, Palembang.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan selama ini komoditas kopi asal Sumsel sebagian telah diekspor melalui Pelabuhan Boom Baru di Kota Palembang, namun ada juga yang melalui pelabuhan di Provinsi Lampung."Pelabuhan Boom Baru sudah padat sekali, untuk mobil muter saja susah. Ekspor kopi nantinya bisa dari TAA," kata dia usai acara Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian ke empat negara di Palembang, Jumat (15/3).

Menurut gubernur, pemerintah baik pusat maupun di daerah harus bersinergi untuk meningkatkan ekspor komoditas pertanian. Oleh karena itu, pemprov berupaya membuat terobosan demi mendongkrak ekspor, salah satunya menambah pelabuhan yang menjadi pintu masuk dan keluar komoditas. Upaya tersebut, menurut Herman Deru, merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada petani di Sumsel yakni pemerintah tidak tinggal diam dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara itu Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil (P2HP) Dinas Perkebunan Sumsel, Rudi Arpian, mengatakan Sumsel merupakan penghasil kopi terluas di Tanah Air. Berdasarkan catatan Dinas Perkebunan, luas areal kopi Sumsel mencapai 250.397 hektare dengan produksi mencapai 184.166 ton biji kering. Pada 2018, ekspor Sumsel tercatat sebanyak 2.194 ton dengan nilai mencapai Rp39,50 miliar.

"Untuk dapat menembus pasar mancanegara tidaklah mudah, karena komoditas pertanian harus memenuhi standar yang dipersyaratkan, dengan kualitas dan keamanan pangan produk yang sangat ketat," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

KPK Dampingi Penerbitan Aset Rawan Dikorupsi Pejabat Pemprov Sumsel

KPK Dampingi Penerbitan Aset Rawan Dikorupsi Pejabat Pemprov Sumsel NERACA Palembang - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendampingi Provinsi Sumsel…

Alat Mekanis Multiguna Pedesaan - AMMDes Pacu Produktivitas dan Siap Rambah Pasar Ekspor 49 Negara

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian secara konsisten dan berkelanjutan terus mendorong pemanfaatan dan pengembangan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) untuk…

Penurunan Harga Batu Bara Pengaruhi Kinerja Ekspor Sumsel

Penurunan Harga Batu Bara Pengaruhi Kinerja Ekspor Sumsel NERACA Palembang - Tren penurunan harga batu bara di pasaran internasional sejak…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Jabar Resmi Miliki Tiga Perda Baru

Jabar Resmi Miliki Tiga Perda Baru NERACA Bandung - Provinsi Jawa Barat (Jabar) lewat agenda persetujuan bersama DPRD dan Pemprov…

Tingkat Pengangguran di Kota Sukabumi Masih Tinggi - Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Job Fair

Tingkat Pengangguran di Kota Sukabumi Masih Tinggi Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Job Fair NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi…

Gubernur Banten Evaluasi Pokja Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa

Gubernur Banten Evaluasi Pokja Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa NERACA Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim akan mengevaluasi pokja…