Tambah Cabang Baru, Tugu Pratama Targetkan Laba Rp 2 Triliun

Perusahaan asuransi PT Tugu Pratama Indonesia menargetkan laba sebesar Rp2 triliun pada 2012. "Itu juga yang menjadi salah satu alasan kami membuka kantor pemasaran di Balikpapan, Kalimantan Timur," kata Evita M Tagor, Presiden Direktur Tugu Pratama di Balikpapan akhir pekan kemarin.

Menurutnya, perusahaan saat ini sudah mengantongi keuntungan Rp 1,6 triliun di tahun 2011. Selanjutnya, dia juga menyampaikan alasan dibukannya kantor cabang di Balilpapan dan Kalimantan Timur karena kota tersebut terus berkembang dan diyakini masih memberi pasar asuransi yang masih sangat terbuka kendati di Kota Minyak itu sudah ada 29 kantor cabang asuransi lain.

Tugu Pratama menjadi layanan asuransi yang ke-30 yang kini tersedia di Balikpapan. Kantor Pemasaran yang diresmikan itu dibuka di Unit Nomor 9 Lantai 9 Panin Tower, Grand Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman. "Kami memang terlambat masuk Balikpapan, tapi dengan kerja keras sesungguhnya tidak pernah ada kata terlambat," kata Aris M Azof, dari Tim Teknis Pemegang Saham Pertamina.

Kawasan Jalan Jenderal Sudirman adalah pusat perekonomian Balikpapan. Di jalan sepanjang lima kilometer itu ada sejumlah bank, mal, pertokoan, pasar, restoran, dan sebagian perkantoran pemerintah dan perusahaan.

Kantor pemasaran Balikpapan adalah kantor ketiga setelah kantor serupa ada di Bandung dan Medan. Tugu Pratama juga memiliki satu kantor cabang di Surabaya. Produk asuransi Tugu Pratama terbagi dalam empat jenis yaitu asuransi kesehatan, asuransi energi, asuransi non energi, dan asuransi syariah. "Klien potensial dan valued client kami tentu saja Pertamina sendiri, kemudian teman-teman kontraktor bagi hasil migas (kontraktor production sharing, KPS) dan tentu saja kontraktor-kontraktor para KPS tersebut," jelas Evita.

Termasuk valued client (klien berharga) oleh Evita juga perbankan seperti Bank Mandiri, BNI, Bank Syariah Mandiri. Di Kaltim, KPS adalah seperti Chevron Indonesia Company, Total Indonesie, Vico, dan Medco. Keempat KPS dilayani puluhan perusahaan sub kontraktor yang mengerjakan mulai dari urusan penting dan bisnis inti seperti seismik untuk mencari minyak dan gas, mengebor, merawat sumur, lalu urusan pendukung seperti transportasi, hingga katering.

Hingga saat ini Tugu Pratama juga anggota konsorsium asuransi untuk Badan Pengatur Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) bersama dengan sejumlah perusahaan asuransi lain yang dipimpin Jasindo. (bani)

Related posts