Zurich Indonesia Cipatakan Masyarakat Tangguh - Lewat Program Kampung Bersahaja

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat, perusahaan asuransi Zurich Indonesia meluncurkan program “Kampung Zurich Bersahaja”, sebuah program pemberdayaan komunitas yang ditujukan untuk mendukung pembangunan masyarakat tangguh melalui lingkungan yang bersih, sehat, dan sejahtera (bersahaja).

Wirahadi Suryana, Director of Zurich Insurance Indonesiadalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, asuransi sangat erat kaitannya peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Zurich, baik secara global maupun regional sangat serius dalam menjalankan berbagai programcommunity investmentdimanapun kami berada. Selain melalui penyediaan proteksi, kami senantiasa menginisiasi pemberdayaan komunitas yang berkelanjutan, terutama dengan berbagi keahlian serta kemampuan yang kami miliki untuk membantu menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih tangguh,”ujarnya.

Disampaikannya, program Kampung Zurich Bersahaja ini merupakan bentuk nyata dari komitmen tersebut. Kesehatan melalui rumah layak huni dan ketersediaan sanitasi menjadi salah satu fokus utama program ini karena dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang tangguh. “Setelah melalui proses pertimbangan dan identifikasi yang matang, program ini akan dijalankan di Kampung Dadap, Mauk, Tangerang. Secara holistik, program akan berfokus pada tiga pilar, yaitu kesehatan melalui pembangunan rumah layak huni dan sanitasi, pendidikan, serta kewirausahaan,“ tambahWirahadi.

Agar mampu menciptakan manfaat yang lebih besar dan berkelanjutan bagi komunitas yang disasar, Zurich menyadari pentingnya kolaborasi dengan partner yang memiliki misi dan visi sejalan. Untuk itu, Zurich Indonesia bekerja sama dengan Habitat for Humanity Indonesia (Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia) dalam menjalankan program Kampung Zurich Bersahaja.

Kata Wihardi, program Kampung Zurich Bersahaja ini juga sejalan dengan program 100-0-100 yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan 100% air bersih, 0% kawasan kumuh, dan 100% akses terhadap sanitasi di seluruh penjuru negeri.”Kami harap program Kampung Zurich Bersahaja ini tidak hanya akan menciptakan kolaborasi strategis dan berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat lokal di mana Zurich beroperasi. Namun, kami juga berharap bahwa program ini dapat turut mendukung kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,“harapnya.

Sementara Susanto, National Director of Habitat for Humanity Indonesiamenjelaskan bahwa rumah layak, sanitasi, serta ketersediaan air yang memadai merupakan hal-hal dasar dalam kehidupan masyarakat. “Kami dan Zurich Indonesia percaya bahwa ketiga hal tersebut merupakan salah satu pendukung utama dalam menciptakan ekonomi yang berkelanjutan serta kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat,”jelasnya.

Di samping itu, pilar pendidikan dan kewirausahaan akan diwujudkan oleh Zurich melalui penyediaan kelas-kelas pelatihan yang secara menyeluruh dan berkelanjutan dapat mendukung lingkungan dan masyarakat yang tangguh. “Zurich Indonesia dan Habitat for Humanity Indonesia berkolaborasi untuk berbagi keahlian kami di bidang masing-masing dan mengedukasi masyarakat di Kampung Dadap mengenai hal-hal yang dapat membantu lingkungan mereka untuk menjadi lebih tangguh, seperti kelas pelatihan mengenai sanitasi dan juga literasi keuangan,” ungkapSusanto.

Program Kampung Bersahaja Zurich di di Kampung Dadap, Mauk, Tangerang akan dilakukan selama dua tahun. Program akan meliputi berbagai pelatihan masyarakat serta pembangunan infrastruktur publik, termasuk penyediaan air bersih dan toilet publik, pembangunan sistem pengelolaan sampah, pembangunan rumah layak huni,edukasi keuangan dan kewirausahaan, pelatihan sanitasi dan pengelolaan sampah, sampai dengan pelatihan kesehatan rumah tangga dan keamanan konstruksi bangunan sederhana.

BERITA TERKAIT

KERJA SAMA PEMBAYARAN DARING PROGRAM SBMPTMU

Senior Vice President Mandiri Syariah Achmad Fauzi (kiri) berbincang dengan Ketua Majelis Ditlitbang Muhammadiyah Lincolin Arsyad (tengah) dan Ketua Panitia…

Langkah Making Indonesia 4.0 akan Memiliki Acuan

NERACA Jakarta – Direktur Inovasi Kerja Sama dan Kealumnian (IKK) ITS, Arman Hakim Nasution menyebut, progress roadmap Making Indonesia 4.0…

Garuda Indonesia Raup Untung US$ 20,48 Juta

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2019, PT Garuda Indonesia Tbk berhasil mencatatkan laba bersih sebesar US$ 20,48 juta. Bila dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI CSR

Dukung Program Penghapusan Stunting - Indocement Beri Makanan Tambahan Anak Sekolah

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan juga dukungan kepada pemerintah dalam menghapus stunting atau gizi buruk, manajemen industri…

Peduli Sisi Kemanusiaan - RFB Gelar Donor Darah Diikuti Oleh 200 Peserta

Di balik geliat bisnis PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) di industri bursa berjangka, perseroan selalu menjaga keseimbangan dalam melaksanakan peran…

Komitmen Indosat Sebarkan Pesan Positif - Menyelamatkan Generasi Muda Lewat Bijak Bersosmed

Di era digital saat ini, berbagai macam informasi mudah didapatkan yang tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Dibalik pluas…