Bank Saudara Pompa Penyaluran Kredit Rp5,9 T

NERACA

Jakarta-- PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk mengungkapkan perseroan terus memompa penyaluran kredit hingga mencapai Rp2,57 triliun pada 2012 atau menjadi Rp5,91 triliun. Target penyaluran kredit ini naik sekitar 77% dibanding penyaluran kredit 2011 yang hanya sebesar Rp3,34 triliun. "Kredit masih didominasi oleh kredit konsumer,” kata Direktur Bisnis Bank Saudara, Denny N Mahmuradi di Jakarta,18/3

Menurut Denny, pada 2011 penyaluran kredit perseroan naik 30,75% dari Rp2,6 triliun di 2010 menjadi Rp3,34 triliun di akhir 2011. Bahkan sekitar 77% dari total portofolio kreditnya masih disalurkan ke segmen kredit konsumer. Secara rinci, dari 77% itu, sekitar Rp1,1 triliun diberikan kepada kredit pegawai dan Rp1,5 triliun di kredit pensiunan.

Adapun sebanyak Rp510,4 miliar diberikan kepada kredit UMKM, meningkat dibandingkan 2010 sebesar Rp171,9 miliar. Menurut dia, kenaikan ini sudah menembuh angka psikologis, di mana dari aturan BI bank didorong dari portofolio kreditnya disalurkan kepada UMKM.

Di luar dua produk tersebut, dalam kredit konsumer, perseroan juga masih memiliki produk KPR (kredit pemilikan rumah) dan produk KKB (kredit kendaraan bermotor), yang portofolionya masih sangat kecil.

KPR sendiri portofolionya sekitar RP60 miliar, dengan target market di segmen rumah Rp100 juta sampai Rp200 juta, dan untuk KKB baru sekitar Rp30 miliar. "Jadi dari total konsumer itu komposisinya 77 persen. Untuk yang UMKM boleh dibilang meningkat tiga kali lipat dan itu sudah menembus angka psikologis," katanya.

Selain itu, rasio kredit bermasalah (NPL) gross, tercatat sebesar 1,65% dan rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) turun dari 100,2% pada akhir tahun 2010 menjadi 81,7%.

Related posts