BNI Life Bukukan Premi Rp935 Miliar

NERACA

Jakarta - BNI Life mencatatkan kinerja positif pada awal tahun 2019. Tercatat hingga Januari 2019, BNI Life membukukan premi sebesar Rp935 miliar, atau tumbuh 137% dibandingkan tahun 2018. Direktur Keuangan BNI Life Eben Eser Nainggolan menjelaskan, kenaikan premi ini didukung oleh kontribusi dari new business sekitar Rp 709 miliar, yang juga naik sekitar 265% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pencapaian ini merupakan hasil dari strategi yang kami lakukan untuk meningkatkan pendapatan dan meraih target kami di 2019,” kata Eben Eser Nainggolan melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa (12/3). Tak hanya itu, pihaknya juga membidik target lain antara lain meningkatkan kemampuan tenaga penjual utk menghasilkan penutupan polis, memperluas market serta fokus pada penjualan produk yang menguntungkan dan peningkatan jumlah polis.

Eben Eser Nainggolan menambahkan, pihaknya juga senantiasa mengoptimalkan hasil investasi dan kinerja unit link, meningkatkan sinergi dengan Bank BNI, meningkatkan kualitas dan produktivitas sales dan sumber daya manusia. Selain Strategi di atas, pencapaian juga didukung dari segi investasi, dikarenakan unit link BNI Life tercatat telah menerima 7 (tujuh) penghargaan dari Infovesta di pertengahan Februari 2019.

“Dengan penghargaan tersebut kami berharap dapat memberikan energi positif kepada nasabah untuk menjadikan kami sebagai partner dalam perencanaan keuangan mereka dalam segala aspek kehidupan,” kata Eben Eser Nainggolan.

Penghargaan ini merupakan imbal hasil dari produk produk BNI Life yang dapat diperoleh informasinya di setiap kantor cabang Bank BNI, Kantor Layanan, Kantor Pemasaran BNI Life yang ada di seluruh Indonesia atau dengan mengunjungi website www.bni-life.co.id.

“7 penghargaan yang diterima merupakan bukti kinerja BNI Life dalam mempertahankan dan meningkatkan hasil investasi unit link sepanjang tahun 2018, dimana pada tahun tersebut merupakan tahun sulit untuk investasi secara global dan sebagai pelayanan terbaik kami untuk nasabah, khususnya dalam produk asuransi unit link,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menjaga kepercayaan nasabah dalam perencanaan keuangan mereka, BNI Life melakukan beberapa hal, antara lain: Pertama, melakukan monitoring atas pergerakan portfolio investasi secara berkala; Kedua, pemilihan portfolio selalu dilakukan secara selektif (untuk obligasi minimal rating A);

Ketiga, membuat kebijakan untuk penarikan portofolio yang tidak memiliki imbal hasil yang baik agar BNI Life memiliki portofolio yang sehat; Keempat, menjaga kualitas imbal hasil dengan tahapan-tahapan yang sangat selektif, dengan cara berinvestasi kepada obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dan/atau instansi yang telah dirating oleh perusahaan rating terpercaya dan telah mendapatkan rating minimal A.

Kelima, setiap kebijakan investasi yang akan kami lakukan selalu terlebih dahulu dievaluasi. Eben Eser menyampaikan bahwa dana kelolaan unit link sampai dengan akhir 2018 sekitar Rp 5 triliun dan paling banyak pada investasi saham. "Imbal hasil unit link juga memberikan kontribusi premi unit link sangat signifikan terhadap premi yang diterima Perusahaan," ujarnya.

BERITA TERKAIT

IPO Anak Usaha SEAM Group Ditargetkan 2020

    NERACA   Jakarta – PT Sumber Energi Alam Mineral (SEAM) Group menargetkan akan melakukan penawaran umum perdana atau…

Bank Muamalat dan Prudential Jalin Kerja Sama Hadirkan Pembayaran Autodebit

    NERACA   Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk. (Bank Muamalat) dan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia)…

BTN Buka Kantor Cabang Syariah di Kendari

    NERACA   Kendari - Bank Tabungan Negara (Persero) mengembangkan bisnis syariahnya dengan membuka Kantor Cabang Syariah (KCS) ke-25…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank DKI Bagikan Kartu Bagi Pedagang Beras Cipinang

      NERACA   Jakarta - Bank DKI membagi-bagikan Kartu Pedagang kepada pedagang beras Cipinang sebagai bentuk dukungan terhadap…

LinkAja Sediakan Layanan Nontunai di Pasar Peterongan Semarang

    NERACA   Jakarta - Revitalisasi pasar tradisional sebagai bagian penting dari ekonomi kerakyatan penting dilakukan untuk menjaga eksistensi…

Tahan Suku Bunga, BI Pilih Turunkan GWM

P { margin-bottom: 0.08in; }A:link { }     NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur…