Pemkab Tangerang Tertibkan 20 Aset Tanah dan Bangunan

Pemkab Tangerang Tertibkan 20 Aset Tanah dan Bangunan

NERACA

Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten menertibkan aset berupa 20 bidang tanah dan bangunan yang dikuasai pihak lain, sehingga perlu ada upaya untuk mencegah.

Kepala Bidang Aset, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang, Fahmi Faisuri mengatakan telah melakukan pendataan bersama instansi lain supaya tertib karena mereka tidak mendapatkan izin mengunakan."Aset tersebut ada juga yang berbentuk gudang dan hingga kini belum jelas apakah dilakukan secara sewa karena telah menumpuk aneka barang di tempat itu," kata dia di Tangerang, dikutip dari Antara, kemarin.

Fahmi mengatakan aset berupa tanah seluas 44 hektare di Kecamatan Tigaraksa yang merupakan penyerahan dari pengembang perumahan juga dimanfaatkan oleh pihak lain. Pihaknya berupaya untuk menegur dan mendatangi lokasi tapi tidak ditemukan jalan keluar tapi mereka enggan menyerahkan padahal milik Pemkab Tangerang. Untuk mengatasi masalah itu, maka pihaknya menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Tigaraksa, Kabupaten Tangerang sebagai pengacara negara.

Menurut dia, selama tahun 2019, telah melakukan revitalisasi aset yang tersebar pada sejumlah kecamatan agar dapat dibukukan menjadi data yang akurat. Dia menambahkan agar aset tersebut tidak dengan mudah dikuasai, maka tahun ini juga dilakukan upaya membuat sertifikat."Jika gudang dan tanah digunakan pihak lain sebagai sewa, maka dapat memberikan kontribusi berupa pemasukan ke kas daerah," kata dia.

Sedangkan aset tanah dijadikan tempat parkir oleh pihak tertentu sehingga hanya memberikan pemasukan keuangan ke kantong oknum tertentu. Pemkab Tangerang telah menghibahkan aset senilai Rp305,1 milyar kepada Pemkot Tangerang berupa tanah dan bangunan sebagai daerah pemekaran baru. Hal itu karena aset tersebut berada di Kota Tangerang berupa stadion Benteng, bekas kantor pusat pemerintahan dan beberapa bangunan lainnya. Ant

BERITA TERKAIT

KPK Dampingi Penerbitan Aset Rawan Dikorupsi Pejabat Pemprov Sumsel

KPK Dampingi Penerbitan Aset Rawan Dikorupsi Pejabat Pemprov Sumsel NERACA Palembang - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendampingi Provinsi Sumsel…

Alat Mekanis Multiguna Pedesaan - AMMDes Pacu Produktivitas dan Siap Rambah Pasar Ekspor 49 Negara

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian secara konsisten dan berkelanjutan terus mendorong pemanfaatan dan pengembangan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) untuk…

Implementasi Industri 4.0 Dongkrak Efisiensi dan Produktivitas

NERACA Jakarta – Implementasi industri 4.0 dinilai dapat membawa manfaat bagi perusahaan yang menerapkannya, terutama akan terjadinya peningkatan pada produktivitas…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Jabar Resmi Miliki Tiga Perda Baru

Jabar Resmi Miliki Tiga Perda Baru NERACA Bandung - Provinsi Jawa Barat (Jabar) lewat agenda persetujuan bersama DPRD dan Pemprov…

Tingkat Pengangguran di Kota Sukabumi Masih Tinggi - Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Job Fair

Tingkat Pengangguran di Kota Sukabumi Masih Tinggi Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Job Fair NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi…

Gubernur Banten Evaluasi Pokja Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa

Gubernur Banten Evaluasi Pokja Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa NERACA Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim akan mengevaluasi pokja…