Cara Alami Turunkan Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi kerap dianggap sebagai silent killer. Sebagian kasus hipertensi tak menunjukkan gejala berarti, namun berisiko fatal seperti berujung pada penyakit jantung dan stroke. Risiko kemunculan kedua penyakit ini bisa ditekan jika seseorang bisa mengontrol tekanan darahnya. Meski ada obat-obatan yang diklaim bisa menurunkan tekanan darah secara instan, tapi tak ada salahnya jika Anda mencoba menerapkan cara alami dikutip dari CNN Indonesia.com.

1. Jalan kaki

Jalan kaki terbukti mampu menurunkan tekanan darah. Studi yang diinisiasi University of Western menemukan, penurunan tekanan darah pada mereka yang berjalan kaki ringan selama 30 menit setiap pagi. Selain itu, peneliti menyebut, tekanan darah menurun secara signifikan pada wanita jika aktivitas berjalan kaki dipadukan dengan istirahat rutin dari aktivitas duduk. Rata-rata partisipan merupakan lansia. Meski begitu, temuan ini juga penting bagi mereka yang masih berada pada usia produktif.

2. Mengurangi konsumsi garam

Garam ditemukan dalam aneka makanan. Garam berkontribusi pada kenaikan tekanan darah. Seseorang dengan hipertensi disarankan untuk mengurangi makanan olahan yang dikenal dengan kandungan tinggi garam. Ganti dengan makanan yang lebih segar.

3. Konsumsi pisang

Cara praktis lain untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan makan pisang. Pasalnya, pisang dikenal kaya akan potasium yang dapat mengurangi efek buruk garam serta menurunkan tekanan darah pada pembuluh darah. Selain pisang, potasium juga bisa diperoleh dari produk susu rendah lemak, ikan, alpukat, jeruk, juga sayuran seperti ubi, kentang, tomat dan bayam.

4. Batasi konsumsi alkohol

Mengutip Medical News Today, konsumsi alkohol bisa menaikkan tekanan darah. Alkohol berhubungan dengan 16 persen kasus tekanan darah tinggi di seluruh dunia. Konsumsi 10 gram alkohol bisa menaikkan tekanan darah sebesar 1 mm/Hg. Konsumsi alkohol secara moderat sangat disarankan. Baik untuk laki-laki atau perempuan, maksimal satu gelas per hari.

5. Mengonsumsi dark chocolate

Rasa manis dan pahit cokelat hitam dikenal bisa menurunkan tekanan darah. Namun, dengan catatan, cokelat yang dikonsumsi harus mengandung kakao sebanyak 60-70 persen. Cokelat hitam bisa menurunkan tekanan darah karena kandungan flavonoid. Flavonoid membantu melebarkan pembuluh darah. Studi pada 2010 menemukan orang dengan hipertensi yang mengonsumsi cokelat hitam memiliki tekanan darah yang lebih rendah dari mereka yang makan cokelat hitam lebih sedikit.

6. Kelola stres

Stres tak bisa dihindari, apalagi di zaman kiwari. Namun, stres bisa dikelola. Ada dua cara untuk mengelola stres, di antaranya meditasi dan pernapasan mendalam. Keduanya bisa mengaktifkan sistem saraf parasimpatik. Saat aktif, tubuh akan rileks, denyut jantung melambat, dan tekanan darah menurun.

Pada sebuah studi, partisipan diminta untuk mengambil enam kali napas dalam-dalam selama 30 detik. Sebagian lainnya hanya diminta duduk selama 30 detik dan bernapas biasa. Hasilnya, mereka yang duduk dan mengambil napas mendalam mengalami penurunan tekanan darah, lebih signifikan daripada mereka yang hanya duduk.

BERITA TERKAIT

Presiden kelima RI - Musyawarah Mufakat Cara Terbaik Selesaikan Pertentangan

Megawati Soekarnoputri  Presiden kelima RI Musyawarah Mufakat Cara Terbaik Selesaikan Pertentangan Jakarta - Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menyerukan bahwa…

Home Credit Mentransformasi Cara Belanja Masyarakat Indonesia

Momentum pameran Pekan Raya Jakarta (PRJ) dalam rangka hari ulang tahun Jakarta, tidak pernah absen dari Yuyu Wahyuni (40) untuk…

Perlu Penghapusan PPN untuk Turunkan Tarif Tiket Pesawat

NERACA Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia meminta pemerintah menghapus pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen yang dikenakan dalam…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Tubuh yang Lemah Rentan Depresi

Kondisi fisik dan kebugaran tubuh berhubungan erat dengan depresi. Penelitian menunjukkan, kondisi tubuh bagian atas dan bagian bawah yang lemah…

Kanker Paru Bisa Menyerang juga Non-perokok

Meski kerap diasosiasikan dengan penggunaan nikotin, namun kanker paru tak hanya menyerang para perokok. Salah satunya terjadi pada Kepala Pusat…

Rekomendasi Makanan buat Penderita Asam Urat

Pernah mengalami rasa sakit tiba-tiba pada sendi? Bisa jadi ini merupakan gejala asam urat. Sederet makanan ramah penderita asam urat…