BNPN Siap Bangun Pusat Pelatihan

NERACA

Sukabumi - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membangun Pusat Kawasan Penanggulangan Bencana Indonesia yang akan menjadi pusat pelatihan penanggulangan bencana terbesar di dunia pada 2013. Rencananya akan dibangun di daerah Sentul, Jawa Barat. "Jadi Indonesia Disaster Relief Ground itu dibangun di satu komplek dengan pusat pelatihan perdamaian dunia dimana di dalamnya ada kelas, asrama, tempat latihan lapangan dan pusat pengendalian operasi serta gudang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho seusai Seminar Peningkatan Kapasitas Wartawan dalam Penanggulangan Bencana di Sukabumi, Kamis (15/3).

Nantinya, lanjut Sutopo, BNPB dalam pengajaran penanggulangan bencana berencana menggunakan kurikulum standar internasional, serta akan dilengkapi dengan fasilitas asrama, tempat pelatihan, pusat pengendalian operasi dan gudang BNPB. "Untuk kurikulum, kita juga mengunakan standar internasional. Dan kita akan kaji metode pengajaran punya Turki, Kanada, Singapura karena masing-masing punya, kelebihan dan kekurangan,kita akan adopsi sesuai kondisi di Indonesia, karena karakter semua negara berbeda," jelasnya.

Pusat pendidikan ini akan dibangun di lahan seluas 4 hektar, milik Kementerian Pertahanan dan Keamanan dan juga menyediakan logistik dan peralatan untuk latihan unit darurat bergerak serta makanan siap saji dan perlengkapan penanggulangan, sehingga jika terjadi bencana besar BNPB dapat memobilisasi kebutuhan tersebut ke kawasan bencana. "Dibangun di satu komplek dengan pusat pelatihan pasukan perdamaaian dunia, dan penanggulangan teror," ujar Sutopo.

Selain itu, di tempat tersebut akan dibangun gudang logitik BNPB yang pertama. Dia menjelaskan kawasan pusat latihan tersebut yang terletak di Sentul dapat memudahkan pemindahan bantuan ke kawasan bencana mengingat jaraknya yang dekat melalui jalan tol menuju bandara Halim Perdanakusuma. "Dibangun disana agar ketika terjadi bencana besar akan langsung dimobilisasi ke Halim karena kita punya Unit Reaksi Cepat di Halim. Jadi Halim memang aksesnya dekat itu kerahkan gudang di KG dan Sentul," katanya.

Satuan Reaksi Cepat di Indonesia terdapat di bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta dan bandara Abdul Rahman Saleh, Malang untuk menanggulangi Indonesia bagian timur dengan unit pesawat C130 Hercules untuk memuat bantuan.

BNPB menurut Sutopo selalu menyimpan makanan siap saji, makanan penambah gizi serta perlengkapan penanggulangan bencana antara lain selimut, tenda, senter dan obat-obatan. "Kami juga memberikan perlengkapan tadi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah ke 33 provinsi sebagai persediaan ketika ada bencana di daerah dan itu bisa segera didistribusikan," jelasnya. **novie

Related posts