Mantan Ketua MK - 2045 Akan Terwujud Indonesia Emas

Mahfud MD

Mantan Ketua MK

2045 Akan Terwujud Indonesia Emas

Banyuwangi - Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD mengemukakan lewat kegiatan Jelajah Kebangsaan yang digelar dari Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur, pihaknya juga ingin menyatakan bahwa Indonesia tidak akan bubar pada 2030, tapi justru pada 2045 akan terwujud Indonesia emas.

Akan menjadi Indonesia Emas, kalau secara teknis pemerintahan berjalan dengan baik dan kekompakan masyarakat terjaga, ucapnya."Contohnya di Banyuwangi lebih dikenal masyarakat kita dan internasional, dan inilah kabupaten yang sukses selama dua periode di bawah pemerintahan Bupati Azwar Anas menunjukkan hasil yang bagus," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu dalam sambutannya pada kegiatan Jelajah Kebangsaan di halaman Stasiun Banyuwangi Baru, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (22/2).

Oleh karena itu, Mahfud MD meminta masyarakat untuk terus optimistis karena Indonesia memiliki modal dasar kuat, antara lain dengan memiliki 17.504 pulau dan 16.100 di antaranya dihuni oleh manusia dan sisanya dalam bentuk koordinat yang sudah terdaftar di PBB.

Selain itu, kata dia, Indonesia juga memiliki 1.360 suku dan 726 bahasa daerah dan alam kaya raya serta budaya masyarakat saling tolong-menolong, tidak individualistik."Sehingga pada 2045 akan menjadi Indonesia Emas. Syaratnya hanya satu, yakni memupuk dan menjaga kebersatuan, karena yang menjadi gangguan saat ini adalah masalah kebersatuan atau ikatan kebangsaan kita," ucap dia.

Dipilihnya Kabupaten Banyuwangi sebagai titik terakhir kegiatan Jelajah Kebangsaan, ia mengatakan karena kabupaten di ujung timur Pulau Jawa itu bisa menjadi contoh Indonesia masa depan yang bisa dikembangkan oleh kabupaten/kota lain.

Selain itu, kata dia, di Banyuwangi sumber daya alam dimanfaatkan sedemikian rupa dan permasalahan-permasalahan masyarakat diselesaikan dengan baik, serta beberapa kegiatan mempersatukan masyarakat dan membiayai kegiatan tokoh lintas agama.

Kegiatan Jelajah Kebangsaan di titik terakhir Stasiun Banyuwangi Baru dihadiri sejumlah tokoh lintas agama kabupaten setempat. Ant

BERITA TERKAIT

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Indonesia Butuh Haluan Ideologi Pancasila

    NERACA   Jakarta - Aktivis penggagas gerakan PancasilaPower, Rieke Diah Pitaloka mendeklarasikan gerakan kebangsaan PancasilaPower di IKIP Budi…

Berjuang ala CIMB Niaga untuk Melayani Indonesia

    NERACA   Jakarta - Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk Tigor M Siahaan menegaskan, sejarah adalah bagian…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Percepatan Larangan Ekspor Nikel, Siapa yang Diuntungkan?

Percepatan Larangan Ekspor Nikel, Siapa yang Diuntungkan? NERACA Jakarta - Beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan…

KPK Bantu Selamatkan Aset BMD dan Piutang Pajak Sultra Rp1,2 Triliun

KPK Bantu Selamatkan Aset BMD dan Piutang Pajak Sultra Rp1,2 Triliun   NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantu Pemerintah…

Negara Berpotensi Rugi Rp6,4 Triliun Akibat Penyelundupan

Negara Berpotensi Rugi Rp6,4 Triliun Akibat Penyelundupan   NERACA Jakarta - Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penyelundupan jutaan produk ilegal asal…