Trimegah Aset Management Targetkan Dana Kelola Rp 500 Miliar - Rilis Produk TRAM Infrastructure Plus

Neraca

Jakarta – Keyakinan sektor infrastruktur masih memiliki prospek yang cerah kedepan menjadi alasan bagi PT Trimegah Asset Management (TRAM) meluncurkan produk baru Tram Infrastructure Plus. Tram Infrastructure Plus adalah investasi reksa dana yang ditempatkan pada saham-saham sektor infrastructure.

Direktur Utama Trimegah Asset Management, Denny Taher mengatakan, sektor infrastruktur masih menjanjikan ditengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif dan pertumbuhan pendapatan perkapita masyarakat meningkat US$ 300 perkapita/pertahun, “Kita targetkan dana kelolaan TRAM Infrastruktur Plus bisa mencapai Rp500 miliar satu tahun kedepan,” katanya di Jakarta (15/3).

Dia menjelaskan, nantinya produk baru reksa dana TRAM Infrastruktur akan diserap 60% investor institusi dan 40% investor ritel. Pihaknya pun optimis target tersebut bisa dicapai tahun ini mengingat ruang pertumbuhan infrastruktur masih cukup besar.

Selain itu, Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), lanjut, Denny berpotensi mengundang investasi senilai Rp4.012 triliun hingga 2025, atau Rp267 triliun. Dari total rencana investasi tersebut, sekitar 44% akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur di 6 koridor ekonomi.

Sementara itu, untuk pemasarannya sendiri, ujar Denny, pihaknya akan mengandalkan penjualan reksa dana ini lewat 19 kantor cabang dan link institusi. Diharapkan reksa dana jenis saham ini sendiri akan luncur pada 28 Maret dan menunjuk bank kustodian HSBC.

Rencananya, dari produk TRAM Infrastructure Plus akan ditempatkan 80-100% dari portofolio akan pada efek ekuitas, dengan 60% di antaranya ditempatkan pada sektor terkait infrastruktur sebagai portofolio.

Selain itu, produk ini juga akan menginvestasikan 0-40% Dana investor pada portofolio Plus di sektor yang tidak terkait dengan infrastruktur. “Sekitar 0-20% dari total portofolio juga bisa ditempatkan pada efek utang atau instrumen pasar uang dalam negri yang jatuh tempo kurang dari 1 tahun,”ungkapnya.

Adapun sektor yang termasuk kategori infrastruktur yakni jalan tol, industri dasar, kontruksi, properti, perbankan dan lain-lainnya. Sementara setoran awal investasi sebesar Rp 250 ribu dengan menawarkan asuransi jiwa bagi mereka yang sudah memiliki dana investasi sebesar Rp 5 juta keatas.

Sebagai informasi, dana kelola Trimegah Sekuritas sampai Februari 2012 mencapai Rp 3,9 triliun dan ditargetkan tahun ini sebesar Rp 5,5 triliun. (bani)

Related posts