Jualan SUN, Pemerintah Dapat Rp7 Triliun

Jualan SUN, Pemerintah Dapat Rp7 Triliun

Jakarta---Pemerintah terus mencari dana pembiyaan dari dalam negeri ketimbang utang luar negeri. Karena dinilai lebih aman. Salah satu caranya “menjual” empat Surat Utang Negara (SUN) yang mencapai Rp20,093 triliun. "Pada hari ini Selasa, 8 Maret 2011, telah dilakukan lelang SUN melalui sistem lelang Bank Indonesia,” kata Dirjen Pengelolaan Utang Negara Rahmat Waluyanto dalam siaran persnya di Jakarta, 8/3.

Namun pemerintah tampaknya tak mau muluk-muluk. Sehingga hanya memenangkan yang sebesar Rp7 triliun. “Total penawaran yang masuk sebesar Rp20,093 tiliun. Namun nominal yang dimenangkan oleh pemerintah dari ketiga seri tersebut adalah Rp7 triliun," terang Rahmat lagi.

Adapun keempat SUN yang dilelang adalah seri SPN20120309 (new issuance), FR0055 (reopening), FR0053 (reopening) dan FR0056 (reopening). Untuk seri SPN20120309 Jumlah penawaran yang masuk senilai Rp6,898 triliun, dengan yield/price tertinggi yang masuk 7,12 persen, dan yield/price terendah yang masuk 6,4%. Sedangkan untuk FR0055 Jumlah penawaran yang masuk senilai Rp4,711 triliun, dengan yield/price tertinggi yang masuk 8,37%, dan yield/price terendah yang masuk 8 persen.

Sementara untuk FR0053 Jumlah penawaran yang masuk Rp3,825 triliun, dengan yield/price tertinggi yang masuk 8,75%, dan yield/price terendah yang masuk 8,53%. Dan untuk seri FR0056 Jumlah penawaran yang masuk Rp4,6592 triliun, dengan yield/price tertinggi yang masuk 10,15% dan yield/price terendah yang masuk 8,46%.

Tanggal jatuh tempo yang ditetapkan untuk seri SPN20120309 adalah 9 Maret 2012, untuk seri FR0055 pada tanggal 15 September 2016, dan untuk FR0056 adalah 15 September 2026.

Sedangkan tanggal setelmen atau penerbitan untuk ketiga seri tersebut yakni SPN20120309, FR0055, FR0056 yakni 10 Maret 2011. Sedangkan untuk realisasinya dari ketiga seri tersebut pemerintah telah memenangkan Rp7 triliun. "Total nominal yang dimenangkan dari ketiga seri tersebut adalah Rp7 triliun," tambahnya.

Sebelumnya di awal 2011, pemerintah telah melelang tiga seri Surat Utang Pemerintah (SUN) dan meraup dana sekitar Rp5,2 triliun. Dana yang terserap itu melebihi target indikatif yang ditetapkan pemerintah. Padahal pemerintah menargetkan hasil lelang empat SUN yang dilakukan kemarin dapat meraup sekira Rp5 triliun saja.

Kepala Biro Humas Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yudi Pramadi menuturkan total penawaran yang masuk dalam lelang tersebut mencapai Rp17,655 triliun untuk keempat seri SUN. Namun, hanya tiga seri saja yang berhasil dimenangkan pemerintah. Adapun ketiga seri SUN yang berhasil dimenangkan tersebut adalah:

1. Seri FR0053, dengan yield (price) rata-rata tertimbang 8,99103 persen, tingkat kupon 8,250 persen, jumlah nominal dimenangkan Rp850 miliar, tanggal jatuh tempo 15 Juli 2021, dan bid to cover ratio 4,31.

2. Seri FR0056, dengan yield (price) rata-rata tertimbang 9,79766 persen, tingkat kupon 8,375 persen, jumlah nominal dimenangkan Rp100 miliar, tanggal jatuh tempo 15 September 2026, dan bid to cover ratio 56,63. Sementara 3. Seri FR0054, dengan yield (price) rata-rata tertimbang 10,17492 persen, tingkat kupoin 9,5 persen, jumlah nominal dimenangkan Rp4,25 triliun, tanggal jatuh tempo 15 Juli 2031, dan bid to cover ratio 1,89. **cahyo

BERITA TERKAIT

IIF Dapat Kucuran Rp1 triliun dari JICA - Untuk Bangun Infrastruktur

    NERACA   Jakarta - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menandatangani perjanjian pinjaman sebesar ¥ 8.000.000.000 atau sekitar Rp…

Saat Obligasi Pemerintah Mengancam Industri Perbankan

  Oleh: Djony Edward Langgam pengaturan bunga di industri keuangan belakangan sedikit tercoreng, terutama dengan gencarnya penerbitan Surat Utang Negara…

Dirut BTN Tegaskan IKA Undip Siap Dukung Program Pemerintah - Terpilih Ketua IKA UNDIP

  NERACA Semarang - Ikatan Alumni Keluarga Universitas Diponegoro (IKA Undip) siap mendukung pemerintah dalam menyukseskan program pembangunannya seperti infrastruktur…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Penyaluran Dana Desa Capai Rp59,2 Triliun

      NERACA   Bogor - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo mengatakan realisasi dana desa…

Membantah Generasi Milenial yang Terancam Tak Punya Hunian

      NERACA   Bekasi - Ada anggapan generasi milenial yang berusia di bawah 25 tahun tidak mampu mempunyai…

IBM Indonesia Berkolaborasi dengan Partner Lokal - Akselerasi Bisnis Digital

    NERACA   Jakarta - IBM Indonesia menggelar IBM Indonesia Partner Solutions Summit, yang diselenggarakan di JW Marriot Jakarta.…