Maybank Foundation Siap Cetak Agen Perubahan - Berdayakan 100 Pemuda di Asean

Berbagi pengalaman dan ilmu dengan medan yang berbeda dalam memberdayakan masyarat menjadi perhatian serius Maybank Foundation dalam terus melakukan inovasi pelayanan pengembangan masyarakat di ASEAN. Berangkat dari semangat tersebut, Maybank Foundation dan ASEAN Foundation baru-baru ini meluncurkan workshop regional pengembangan kapasitas dan pengenalan eMpowering Youths Across ASEAN di Chulalongkorn University, Bangkok.

Pada acara tersebut mempertemukan 100 pemuda yang terpilih sebagai agen perubahan (young changemakers), termasuk 11 dari Indonesia, yang telah lolos melalui proses seleksi yang ketat. Kesebelas pemuda yang mewakili Indonesia adalah Irvandias Sanjaya, Anggun Dwi Kusumawati, Kenneth Nicholas, Haris Hendrik, Aden Sugiantoro, Olivia Dianina Purba, Novita Sari, Dian Nursiwi, Rahma Suci Sentia, Citta Santi dan Randa Sandhita.

Nora Abdul Manaf, Group Chief Human Capital Officer Maybank dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, peran pemuda sebagai generasi masa depan memiliki tanggung jawab besar dalam membawa perubahan di masyarakat dan termasuk pemberdayaan masyarakat pada isu sosial ekonomi. “Kami percaya bahwa pemuda hari ini adalah generasi masa depan. Oleh karena itu, fokus kami adalah pada program berkelanjutan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang serta memberikan manfaat ekonomi yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat di tempat kami beroperasi, khususnya ASEAN. Hal ini tentu saja penuh tantangan-namun itikad kami adalah untuk memberikan setiap orang kesempatan yang adil untuk berkembang di bidangnya masing-masing dengan harapan mereka dapat berbagi juga kepada masyarakat,”ungkapnya.

Menurutnya, workshop regional ini merupakan tonggak penting bagi eMpowering Youths Across ASEAN karena berperan membekali seluruh peserta dengan ketrampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk keberhasilan mereka dalam menerapkan proyek mereka di wilayah masyarakat yang telah dipilih di Kamboja, Indonesia dan Malaysia selama dua minggu.

Dalam 5-hari workshop, para peserta dibagi menjadi 10 kelompok sesuai dengan penempatan negara dan pemilihan tema, akan dilatih untuk mengembangkan rencana proyek yang mencakup berbagai masalah-masalah pembangunan yang akan membantu mereka untuk menerapkan program kemasyarakatan mereka.

Gandeng Civil Society

Turut hadir dalam workshop perwakilan dari 10 Civil Society Organisations (CSOs) dari Kamboja, Indonesia dan Malaysia, yang akan bermitra dengan para peserta pada pelaksanaan proyek selama dua minggu. Peran CSOs akan sangat penting tidak hanya dalam memberikan wawasan tentang situasi sosial, ekonomi dan politik di wilayah proyek kepada para peserta, tetapi juga dalam memastikan bahwa kegiatan para peserta dapat berlangsung secara berkesinambungan dengan menyerahkan pengelolaan proyek kepada CSOs.

Sebagai informasi, EMpowering Youths Across ASEAN merupakan program kemitraan antara Maybank Foundation dan ASEAN Foundation yang terdiri dari pendampingan, pelatihan kepemimpinan regional, dan proyek kemasyarakatan lokal di masing-masing negara. Program kemasyarakatan ini diinkubasi untuk ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang menjadi social enterprise di seluruh wilayah untuk menjadi inisiatif utama di Asia Tenggara dalam mempercepat partisipasi pemuda dan dampak bagi masyarakatnya.

Program ini dimulai dengan kesadaran bahwa masa depan ASEAN ada di tangan pemuda, energi serta kreativitas mereka dapat disalurkan dalam kegiatan yang penuh tantangan dan bertujuan untuk memperkuat hubungan masyarakat, mendorong kesukarelaan dan filantropi, serta menghasilkan solusi yang inovatif untuk menghadapi tantangan sosial-ekonomi.

Program eMpowering Youths Across ASEAN adalah lanjutan dari program percontohan Maybank dan Maybank Foundation yang dimulai di Singapura pada 2016 dan melibatkan lebih dari 200 mahasiswa National University of Singapore, Nanyang Technological University, dan Singapore Management University. Program tersebut kemudian diperluas ke tingkat regional untuk menjangkau lebih banyak pemuda di kawasan ASEAN yang membuat dampak yang lebih besar kepada masyarakat. Program ini ini akan berperan dalam membantu tercapainya tujuan yang tercetus dalam ASEAN Socio-Cultural Community Blueprint 2025 dan United Nations Sustainable Development Goals.

BERITA TERKAIT

Sekretariat Dewan Berikan Sosialisasi Pelantikan 35 Anggota DPRD Sukabumi Terpilih - BJB Cabang Sukabumi Siap Melayani Dewan

Sekretariat Dewan Berikan Sosialisasi Pelantikan 35 Anggota DPRD Sukabumi Terpilih  BJB Cabang Sukabumi Siap Melayani Dewan NERACA Sukabumi - Sekretariat…

APBD Perubahan Kota Tangerang Rp4,4 Triliun Disahkan

APBD Perubahan Kota Tangerang Rp4,4 Triliun Disahkan   NERACA Tangerang - DPRD Kota Tangerang, Banten menyetujui dan mensahkan Raperda tentang Perubahan…

Perjanjian Dagang RI-Mozambik Siap Ditandatangani

NERACA Jakarta – Perundingan perjanjian dagang atau Preferential Trade Agreement (PTA) antara Indonesia-Mozambik selesai dibahas, selanjutnya tim teknik kedua negara…

BERITA LAINNYA DI CSR

Kampanyekan Mulai Bijak Sampah Plastik - Unilever Ubah Peduli Lingkungan Jadi Gaya Hidup

Darurat sampah plastik yang merusak lingkungan saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Berangkat dari semangat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan bagian…

Tekan Angka Anak Jalanan - Pemkot Surabaya Berdayakan Jadi Barista

Masalah sosial seperti gelandangan dan anak jalan masih menyelimuti beberapa kota besar di Indonesia, maka dalam rangka menekan jumlah anak…

Cetak Developer Muda - Indosat Gelar Roadshow ID Camp di UNDIP

Indosat Ooredoo melalui program tanggung jawab perusahaan (CSR) pilar pendidikan telah meluncurkan IDCamp, sebuah program yang dirancang untuk mencetak developer/programmer…