Menteri Perhubungan - Jaga Nilai Kebangsaan di Indonesia

Budi Karya Sumadi

Menteri Perhubungan

Jaga Nilai Kebangsaan di Indonesia

Surabaya - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengimbau seluruh pihak menjaga nilai kebangsaan di Indonesia sebagai wujud penguatan terhadap keutuhan NKRI.

"Nilai-nilai kebangsaan wajib dijaga dan keutuhan bangsa Indonesia harus menjadi contoh negara lain," kata dia di sela diskusi "Jelajah Kebangsaan" yang digelar Gerakan Suluh Kebangsaan di Stasiun Gubeng Surabaya, Kamis (21/2).

Momentum menjelang Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden, kata dia, sangat rentan terjadi gesekan sehingga sudah menjadi kewajiban seluruh masyarakat untuk mencegahnya. Menurut Menhub, salah satu upaya untuk menjaga keutuhan bangsa yakni kegiatan jelajah kebangsaan yang diinisiasi sejumlah tokoh beserta ulama."Karena itu saya menghadiri undangan Pak Mahfud, sebab ini bagian dari menyuarakan ajakan menjaga kebangsaan yang menjadi tanggung jawab kita bersama," ujar dia.

Menhub sangat mengapresiasi kegiatan jelajah kebangsaan dan berharap muncul pemikiran dan semangat baru dari masyarakat sehingga mampu mewujudkan penguatan terhadap NKRI.

Kemudian dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Surabaya, Menhub meminta masukan dari para pemegang kebijakan dan warga terkait perencanaan angkutan massal di Surabaya."Tentunya, masukannya harus sejalan dengan program pemerintah pusat, yakni membuat transportasi massal untuk wilayah Surabaya secara luas," kata Budi.

Ia mengatakan masukan itu diharapkan tidak melupakan aspirasi masyarakat lokal, dan Surabaya sebagai kota kedua terbesar belum terlambat untuk membuat perencanaan kembali yang sangat baik.

Budi yang ditemui di acara FGD Pengembangan Perkeretaapian di Jawa Timur untuk Mendukung Aglomerasi Surabaya berharap konsep hasil masukan yang keluar nantinya bisa jadi contoh untuk kota-kota lain di luar Surabaya.

Ia mengatakan tidak akan mengindahkan konsep atau perencanaan terkait transportasi massal sebelumnya yang telah dibuat untuk Kota Surabaya, namun perlu kembali mengajak masyarakat lebih berperan. Ant

BERITA TERKAIT

Pertemuan Menteri LH G-20 Positif untuk Penanganan Sampah Plastik - Menteri LHK

Pertemuan Menteri LH G-20 Positif untuk Penanganan Sampah Plastik Menteri LHK NERACA Karuizawa, Jepang - Penanganan sampah plastik laut akan…

Menteri LHK: Program Kerja Jokowi Jadi Perhatian di Pertemuan Internasional

Menteri LHK: Program Kerja Jokowi Jadi Perhatian di Pertemuan Internasional NERACA Incheon, Korea Selatan - Berbagai langkah korektif sektor lingkungan…

Gubernur Jabar Nilai Manajemen Mudik 2019 Terbaik

Gubernur Jabar Nilai Manajemen Mudik 2019 Terbaik NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menilai manajemen arus mudik…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Menteri LHK Paparkan Kebijakan Moratorium dan Alokasi Hutan untuk Rakyat - Di Forum Asia Pacific Forestry Week, Korsel

Menteri LHK Paparkan Kebijakan Moratorium dan Alokasi Hutan untuk Rakyat Di Forum Asia Pacific Forestry Week, Korsel NERACA Incheon, Korea…

Ketua MK Tegaskan MK Independen Tidak Dapat Diintervensi

Ketua MK Tegaskan MK Independen Tidak Dapat Diintervensi NERACA  Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menegaskan lembaganya independen…

KPK Ajak Semua Pihak Dukung Proses Seleksi Calon Pimpinan KPK

KPK Ajak Semua Pihak Dukung Proses Seleksi Calon Pimpinan KPK NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak semua pihak…