BSDE Targetkan Marketing Sales Rp 6,2 Triliun - Ditopang Penjualan Residensial

NERACA

Jakarta – Tahun ini, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) memasang target marketing sales senilai Rp6,2 triliun.”Kami optimistis target marketing sales sebesar Rp6,2 triliun akan tercapai, mengingat permintaan yang masih tinggiterhadap produk-produk unggulan kami,”kata Hermawan Wijaya, Direktur BSDE dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perusahaan pengembang properti ternama ini mengungkapkan, penjualan residensial masih akan menjadi kontributor utama marketing sales pada tahun ini, yaitu sebesar 56% dari total target marketing sales, sedangkan sisanya sebesar 44% bakal dikontribusikan oleh produk komersial seperti tanah (lot), ruko dan kondominium.

Menurut Hermawan, optimisme target penjualan bakal tercapai sejalan dengan capaian positif pada tahun lalu atas hasil marketing sales produk perumahan sebesar Rp2,95 triliun atau naik 30% dibandingkan dengan 2017 yang sebesar Rp2,26 triliun. Secara unit, BSDE mencatat penjualan sebanyak 1.299 unit atau naik dari tahun sebelumnya sebanyak 1.160 unit. Dari segmen komersial, penjualan produk apartemen pada 2018 tercatat Rp1,1 triliun, naik 195% dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai Rp374 miliar.

Jumlah unit yang terjual juga melonjak tajam dari 362 unit pada tahun 2017 menjadi 1.138 unit pada tahun lalu. “Capaian tersebut membuktikan bahwa produk-produk kami masih dicari oleh konsumen. Kami akan terus melanjutkan proyek-proyek unggulannya untuk mencapai target marketing sales pada tahun ini," katanya.

Saat ini, BSDE masih memiliki sejumlah proyek-proyek unggulan seperti di BSD City yang bakal tetap menjadi kontributor utama marketing sales sebesar 66% serta proyek kondominium The Elements Kuningan Jakarta CBD, Southgate Residence TB Simatupang di Jakarta Selatan, dan Klaska Surabaya yang bakal berkontribusi sebesar 15%.

Hermawan mengungkapkan, proyek Southagate Simatupang, hingga saat ini masih terus berlanjut. Dari proyek ini, BSDE mengharapkan dapat meraih marketing sales senilai Rp400 miliar atau naik 32% dari raihan tahun lalu. BSDE juga akan mengandalkan penjualan dari beberapa proyek di kawasan Jabodetabek seperti Kota Wisata, Grand Wisata, Taman Banjar Wijaya, dan Legenda Wisata, serta proyek di Kalimantan yaitu Grand City Balikpapan.

BERITA TERKAIT

Kadin: Industri Tidak Bisa Langsung Tumbuh Meski Harga Gas Turun

NERACA Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menilai bahwa penurunan harga gas industri yang rencananya akan mulai berlaku…

Beli Rumah di Usia Muda Bukan Lagi Mustahil

Empat tahun sejak di lantik menjadi perwira polisi, Nuril Fajar (25) memberanikan diri mengambil rumah di usia muda. Hal ini…

Dongkrak Aset Jadi Rp 27,9 Triliun - META Operasikan Proyek Tol dan PLTM

NERACA Jakarta - Genjot pertumbuhan pendapatan dan aset, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META)  bersiap mengoperasikan dua proyek infrastruktur dan melanjutkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rampungkan Rights Issue - Glencore Akuisisi Saham CITA Rp 1,19 Triliun

NERACA Jakarta – Di tengah melorotnya indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) seiring dengan sentien virus…

Bentuk Manajemen Baru - Saham AISA Dipastikan Tidak Didelisting

NERACA Jakarta – Resmi terbentuknya manajemen baru pasca tersandung masalah hukum hingga berujung suspensi saham yang berkepanjangan, kini manajemen PT…

Rights Issue, ASSA Lepas 1,25 Miliar Saham Baru

Galang pendanaan di pasar modal, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) bakal melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih…